Filter Results
Keputusan: ( 1 sehingga 2 daripada 2 )
(0.023 saat)
#1
As-Saaffat
:5
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Hanya
Dialah
Pencipta
langit
dan
bumi
beserta
apa
yang
ada
di
antara
keduanya.
Dia
yang
mengatur
segala
sesuatu.
Dan
Dialah
Pemilik
tempat-tempat
terbitnya
matahari.
(1).
(1)
Allah
adalah
pencipta
langit
dan
bumi
beserta
benda-benda
langit
dan
planet-planet
yang
ada
di
antara
keduanya.
Dialah
yang
memelihara
dan
menjaga
tempat
terbitnya
matahari
dan
bintang-bintang
lainnya.
Dialah
yang
setiap
hari
memunculkannya
dari
ufuk
timur
pada
posisi
yang
berbeda
dengan
sehari
sebelumnya.
Hal
itu
merupakan
ketetapan
hukum
alam
yang
berlaku
dalam
tata
surya
ketika
bumi
berputar
pada
porosnya
dari
arah
barat
ke
arah
timur
sekali
dalam
satu
hari
dan
pada
saat
yang
bersamaan
berputar
pada
orbitnya
mengelilingi
matahari.
Dengan
berputarnya
bumi
pada
porosnya
setiap
hari,
matahari
dan
bintang-bintang
tampak
bagi
penghuni
bumi
bersinar
di
tempat
yang
berbeda-beda.
Setiap
kali
bumi
mengubah
posisinya
ketika
beredar
pada
kubah
langit,
matahari
tampak
bersinar
dari
tempat
berbeda.
Kalau
kita
memperhatikan
matahari
secara
teratur
mulai
akhir
bulan
Maret--yaitu
ketika
terjadi
musim
semi--dan
dari
belahan
bumi
sebelah
utara,
matahari
tampak
bersinar
pada
sebuah
titik
di
ufuk
timur.
Setiap
suatu
hari
berlalu
matahari
terbit
pada
titik
yang
mendekati
arah
utara.
Pada
akhir
Juni
kita
akan
melihat
matahari
terbit
di
tempat
yang
paling
dekat
ke
utara.
Setelah
itu
ia
akan
tampak
bergeser
kembali
ke
arah
semula
sampai
akhir
September--saat
musim
gugur--di
mana
matahari
terbit
pada
posisi
seperti
pada
musim
semi.
Setelah
itu
matahari
terus
bergerak
ke
arah
selatan
dan
terbit
pada
titik
terdekat
ke
selatan
pada
akhir
Desember.
Kemudian
tampak
kembali
ke
arah
utara
dengan
meyelesaikan
putarannya
pada
musim
semi
berikutnya.
Semua
itu
memakan
waktu
365,25
hari.
Bintang-bintang
pun
demikian
pula,
terbit
di
tempat
yang
berbeda-beda
di
ufuk
timur
saat
perjalanan
bumi
di
busur
langit.
Khususnya
bintang-bintang
zodiak
yang
dua
belas
yang
merupakan
tempat
berpindahnya
matahari
sepanjang
tahun.
]
[ رب السماوات والأرض وما بينهما ورب المشارق ] — الصافات 5
#2
Ar-Rahman
:17
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Tuhan
yang
memelihara
dua
tempat
terbitnya
matahari,
pada
musim
panas
dan
musim
dingin,
dan
Tuhan
yang
memelihara
dua
tempat
terbenamnya
matahari
pada
kedua
musim
tersebut.
(1)
(1)
Yang
dimaksud
ayat
ini,
bisa
jadi,
adalah
dua
tempat
terbit
dan
terbenamnya
matahari
dan
bulan.
Dengan
demikian,
ayat
ini
menunjuk
kepada
adanya
gejala
siang
dan
malam
yang
juga
terdapat
pada
surat
al-Qashash
ayat
71,
72
dan
73.
Tetapi,
bisa
jadi
juga,
yang
dimaksudkan
dalam
ayat
ini
hanya
matahari
saja,
karena
matahari
merupakan
sumber
kehidupan
di
planet
bumi
ini.
Dengan
demikian,
ayat
ini
menunjukkan
adanya
dua
tempat
terbit
dan
terbenamnya
matahari,
yaitu
pada
musim
dingin
dan
musim
panas.
Pendapat
ini
dianut
oleh
kebanyakan
ahli
tafsir.
Fenomena
terbit
dan
terbenamnya
matahari
di
dua
tempat
ini
disebabkan
oleh
kecondongan
garis
edar
bumi
selama
mengedari
matahari
sekitar
523,5
derajat.
Oleh
karena
itu
belahan
utara
bumi
condong
ke
arah
matahari
pada
musim
panas
yang
mengakibatkan
siang
menjadi
lebih
panjang
daripada
malam.
Dan
begitu
seterusnya
hingga
mencapai
puncaknya,
yaitu
ketika
matahari
terbit
dan
terbenam
di
ujung
sebelah
utara
dari
garis
bujur
timur
dan
barat.
Setelah
itu
kembali
sedikit
demi
sedikit
dari
hari
ke
hari
hingga
mencapai
garis
lurus
pada
musim
gugur.
Belahan
utara
bumi
ini
kemudian
mulai
berpaling
meninggalkan
arah
matahari
yang
mengakibatkan
malam
menjadi
lebih
panjang
daripada
siang.
Begitu
seterusnya,
matahari
terus
bergeser
ke
arah
selatan
sampai
pada
titik
paling
selatan
pada
musim
dingin.
Setelah
itu
matahari
bergeser
lagi
ke
arah
utara
sedikit
demi
sedikit,
hari
demi
hari
hingga
mencapai
garis
bujur
timur
dan
barat
pada
musim
semi.
Peredaran
yang
demikian
ini
berlaku
pula
di
belahan
bumi
sebelah
selatan.
Perbedaannya
terletak
pada
geraknya
yang
berlawanan.
Peredaran
yang
sedemikian
teraturnya
itu
tentu
saja
mengandung
hikmah
dan
manfaat
yang
besar
bagi
kehidupan
makhluk
hidup
di
muka
bumi.
Contohnya,
sebagai
akibat
dari
perputaran
itu,
terdapat
apa
yang
kita
kenal
dengan
empat
musim
yang
pada
gilirannya
memiliki
kekhususan
sendiri-sendiri
(seperti
musim
tanam,
musim
panen,
dan
sebagainya)
sehingga
memberikan
kemudahan
kepada
manusia,
hewan
dan
tumbuh-
tumbuhan
dalam
beraktifitas.
]
[ رب المشرقين ورب المغربين ] — الرحمن 17