Filter Results
Keputusan: ( 1 sehingga 2 daripada 2 )
(0.022 saat)
#1
Al-Muminoon
:20
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Kami
menciptakan
pula
pohon
zaitun
yang
tumbuh
di
bukit
Sinai.
Buahnya
mengandung
minyak
yang
dapat
kalian
manfaatkan.
Di
samping
itu,
zaitun
merupakan
lauk
pauk
bagi
orang-orang
yang
memakannya(1).
(1)
Ayat
ini
menunjukkan
bahwa
pohon
zaitun
termasuk
salah
satu
karunia
Allah
yang
sangat
besar
yang
disebut
dalam
beberapa
ayat
sebelum
dan
sesudah
ayat
ini.
Hal
itu
adalah
karena
zaitun
merupakan
jenis
pohon
kayu
yang
berumur
ratusan
tahun.
Manusia
tidak
perlu
bersusah
payah
menanamnya,
tetapi
dapat
memetik
buahnya
untuk
masa
yang
sangat
panjang.
Kelebihan
pohon
zaitun
lainnya
adalah
warnanya
yang
selalu
hijau
dan
indah.
Selain
itu,
penelitian
mutakhir
membuktikan
bahwa
zaitun
merupakan
bahan
makanan
yang
sangat
baik
yang
mengandung
kadar
protein
cukup
tinggi.
Zaitun
juga
mengandung
zat
garam,
zat
besi
dan
fosforus
yang
merupakan
bahan
makanan
terpenting
bagi
manusia.
Lebih
dari
itu,
zaitun
mengandung
vitamin
A
dan
B.
Dari
buah
zaitun
dapat
dihasilkan
minyak
yang
pada
umumnya
juga
digunakan
sebagai
bahan
makanan.
Sementara,
dari
segi
kesehatan,
penelitian
terkini
membuktikan
bahwa
zaitun
bermanfaat
untuk
alat
pencernaan
pada
umumnya,
terutama
hati.
Mutu
minyak
zaitun
juga
melebihi
minyak-minyak
lainnya,
baik
minyak
nabati
maupun
minyak
hewani,
karena
tidak
mempunyai
efek
yang
dapat
menimbulkan
penyakit
pada
peredaran
dan
pembuluh
darah
arteri
seperti
yang
terdapat
pada
jenis
minyak
lainnya.
Zaitun
juga
dapat
digunakan
sebagai
bahan
penghalus
kulit,
di
samping
kegunaan-kegunaan
industri
lain
seperti
industri
pembuatan
sabun
di
mana
zaitun
merupakan
salah
satu
bahan
campuran
terbaik.
]
[ وشجرة تخرج من طور سيناء تنبت بالدهن وصبغ للآكلين ] — المؤمنون 20
#2
An-Nahl
:66
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Wahai
manusia,
sesungguhnya
di
dalam
diri
binatang
ternak--unta,
sapi,
kambing
dan
sebagainya--terdapat
pelajaran
berharga
yang
dapat
kalian
renungkan,
yang
mengeluarkan
kalian
dari
kebodohan
menuju
pengetahuan
akan
adanya
Pencipta
Yang
Mahabijaksana.
Kami
suguhkan
kepada
kalian
dari
sebagian
yang
ada
dalam
perut
binatang-binatang
itu,
dari
sisa-sisa
makanan
dan
darah,
susu
murni
beraroma
yang
mudah
ditelan
bagi
orang-orang
yang
meminumnya
(1).
(1)
Pada
buah
dada
binatang
menyusui
terdapat
kelenjar
yang
bertugas
memproduksi
air
susu.
Melalui
urat-urat
nadi
arteri,
kelenjar-
kelenjar
itu
mendapatkan
suplai
berupa
zat
yang
terbentuk
dari
darah
dan
chyle
(zat-zat
dari
sari
makanan
yang
telah
dicerna)
yang
keduanya
tidak
dapat
dikonsumsi
secara
langsung.
Selanjutnya
kelenjar-kelenjar
susu
itu
menyaring
dari
kedua
zat
itu
unsur-unsur
penting
dalam
pembuatan
air
susu
dan
mengeluarkan
enzim-enzim
yang
mengubahnya
menjadi
susu
yang
warna
dan
aromanya
sama
sekali
berbeda
dengan
zat
aslinya.
]
[ وإن لكم في الأنعام لعبرة نسقيكم مما في بطونه من بين فرث ودم لبنا خالصا سائغا للشاربين ] — النحل 66