Filter Results
Keputusan: ( 1 sehingga 2 daripada 2 )
(0.024 saat)
#1
Al-Muminoon
:20
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Kami
menciptakan
pula
pohon
zaitun
yang
tumbuh
di
bukit
Sinai.
Buahnya
mengandung
minyak
yang
dapat
kalian
manfaatkan.
Di
samping
itu,
zaitun
merupakan
lauk
pauk
bagi
orang-orang
yang
memakannya(1).
(1)
Ayat
ini
menunjukkan
bahwa
pohon
zaitun
termasuk
salah
satu
karunia
Allah
yang
sangat
besar
yang
disebut
dalam
beberapa
ayat
sebelum
dan
sesudah
ayat
ini.
Hal
itu
adalah
karena
zaitun
merupakan
jenis
pohon
kayu
yang
berumur
ratusan
tahun.
Manusia
tidak
perlu
bersusah
payah
menanamnya,
tetapi
dapat
memetik
buahnya
untuk
masa
yang
sangat
panjang.
Kelebihan
pohon
zaitun
lainnya
adalah
warnanya
yang
selalu
hijau
dan
indah.
Selain
itu,
penelitian
mutakhir
membuktikan
bahwa
zaitun
merupakan
bahan
makanan
yang
sangat
baik
yang
mengandung
kadar
protein
cukup
tinggi.
Zaitun
juga
mengandung
zat
garam,
zat
besi
dan
fosforus
yang
merupakan
bahan
makanan
terpenting
bagi
manusia.
Lebih
dari
itu,
zaitun
mengandung
vitamin
A
dan
B.
Dari
buah
zaitun
dapat
dihasilkan
minyak
yang
pada
umumnya
juga
digunakan
sebagai
bahan
makanan.
Sementara,
dari
segi
kesehatan,
penelitian
terkini
membuktikan
bahwa
zaitun
bermanfaat
untuk
alat
pencernaan
pada
umumnya,
terutama
hati.
Mutu
minyak
zaitun
juga
melebihi
minyak-minyak
lainnya,
baik
minyak
nabati
maupun
minyak
hewani,
karena
tidak
mempunyai
efek
yang
dapat
menimbulkan
penyakit
pada
peredaran
dan
pembuluh
darah
arteri
seperti
yang
terdapat
pada
jenis
minyak
lainnya.
Zaitun
juga
dapat
digunakan
sebagai
bahan
penghalus
kulit,
di
samping
kegunaan-kegunaan
industri
lain
seperti
industri
pembuatan
sabun
di
mana
zaitun
merupakan
salah
satu
bahan
campuran
terbaik.
]
[ وشجرة تخرج من طور سيناء تنبت بالدهن وصبغ للآكلين ] — المؤمنون 20
#2
Al-Muminoon
:5
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Mereka
juga
adalah
orang-orang
yang
selalu
menjaga
diri
agar
tidak
berhubungan
dengan
wanita(1).
(1)
Ayat
5--7
surat
al-Mu'minûn
ini
berkaitan
erat
dengan
beberapa
ayat
di
awal
surat
al-Nûr.
Ayat-ayat
itu
semua
mengisyaratkan
dampak
negatif
yang
dapat
ditimbulkan
oleh
perzinaan.
Dari
segi
sosial,
zina
dapat
berakibat
tidak
diketahuinya
asal
keturunan
anak
secara
pasti.
Sedangkan
dari
segi
kesehatan,
efek
negatif
zina
dapat
dibagi
ke
dalam
dua
hal.
Pertama,
secara
fisik,
zina
dapat
mengakibatkan
penyakit
gonore,
sipilis
(raja
singa)
dan
luka.
Dalam
keadaan
gawat,
gonore
dapat
mengakibatkan
komplikasi
pada
saluran
kencing,
persendian
atau
trakhoma
yang
dapat
mengakibatkan
kebutaan.
Sedangkan
sipilis
dapat
menyerang
seluruh
tubuh,
sel-sel
dan
urat
saraf.
Pada
puncaknya,
hal
itu
dapat
mengakibatkan
kegilaan.
Di
samping
itu,
penyakit
ini
juga
dapat
berpengaruh
pada
keturunan.
Bayi
yang
lahir
dari
orang
yang
menderita
sipilis
akan
mudah
mati
atau
cacat.
Kedua,
secara
mental,
zina
dapat
menimbulkan
perasaan
bersalah
dan
berdosa
yang
pada
akhirnya
dapat
berakibat
lemahnya
saraf.
Akibat
pemborosan,
orang
dapat
terkena
kegilaan.
]
[ والذين هم لفروجهم حافظون ] — المؤمنون 5