Filter Results
ഫലങ്ങള്: ( 1 വരെ 2 ന്റെ 2 )
(0.022 നിമിഷങ്ങള്)
#1
Ash-Sh'araa
:165
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Lûth
melanjutkan,
"Apakah
kalian
lebih
menikmati
menggauli
lelaki
ketimbang
perempuan?"
Lûth
bermaksud
mencela
perbuatan
keji
dan
menjijikkan
yang
biasa
mereka
lakukan.
(1)
(1)
Ayat
ini
mensinyalir
tentang
bahaya
homoseks,
suatu
tindakan
kotor
yang
menjijikkan
dan
menurunkan
martabat
kemanusiaan.
Kebiasaan
kotor
ini,
jika
meluas,
akan
memporak-porandakan
ikatan
perkawinan
konvensional
yang
merupakan
sunnatullah
untuk
memelihara
dan
mengembangkan
keturunan
serta
memakmurkan
bumi.
Di
samping
itu,
homoseks--seperti
halnya
praktek
prostitusi--dapat
menyebarkan
berbagai
jenis
penyakit,
seperti
sipilis,
gonorea
(kencing
nanah),
chonoroid,
serta
beberapa
penyakit
kulit,
semisal
kudis
dan
sebagainya.
Selain
itu,
pada
lobang
anus
akan
terjadi
beberapa
kelainan,
di
antaranya
mengendurnya
otot
pencerna
sehingga
sulit
mengontrol
proses
buang
air,
sobeknya
anus
dan
punahnya
selular-selular
yang
ada
di
sekitarnya
sehingga
menggelembung
seperti
bentuk
corong.
Di
dalam
anus
itu
sendiri
akan
dipenuhi
berbagai
mikroba
dan
bakteri
yang
dapat
berpindah
ke
anggota
tubuh
pelaku
praktek
homoseks
yang
dapat
mengakibatkan
radang
saluran
air
seni.
Di
sisi
lain,
orang
menjadi
objek
praktek
kotor
ini--jika
biasa
diperlakukan
sejak
kecil–akan
menjadi
biseksual.
Tetapi
terkadang
gejalanya
bisa
berbalik.
Ia
akan
berusaha
tampil
lebih
maskulin
untuk
menutup
kekurangan
dan
keabnormalan
dirinya.
Demikianlah,
Allah
Swt.
telah
dengan
tegas
melarang
praktek
menjijikkan
ini
dalam
beberapa
ayat
al-Qur'ân
yang,
sebagiannya,
merinci
hikmah
dari
pengharaman
homoseksualitas.
Mahabenar
Allah
ketika
Dia
berfirman,
"Mengapa
kalian
mendatangi
jenis
lelaki
di
antara
manusia
dan
kalian
meninggalkan
istri-istri
yang
diciptakan
Tuhan
untuk
kalian?
Kalian
adalah
kaum
yang
melampaui
batas"
(al-Qur'ân
surat
Al
Syuara:
165-166).
]
[ أتأتون الذكران من العالمين ] — الشعراء 165
#2
Al-Muminoon
:5
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Mereka
juga
adalah
orang-orang
yang
selalu
menjaga
diri
agar
tidak
berhubungan
dengan
wanita(1).
(1)
Ayat
5--7
surat
al-Mu'minûn
ini
berkaitan
erat
dengan
beberapa
ayat
di
awal
surat
al-Nûr.
Ayat-ayat
itu
semua
mengisyaratkan
dampak
negatif
yang
dapat
ditimbulkan
oleh
perzinaan.
Dari
segi
sosial,
zina
dapat
berakibat
tidak
diketahuinya
asal
keturunan
anak
secara
pasti.
Sedangkan
dari
segi
kesehatan,
efek
negatif
zina
dapat
dibagi
ke
dalam
dua
hal.
Pertama,
secara
fisik,
zina
dapat
mengakibatkan
penyakit
gonore,
sipilis
(raja
singa)
dan
luka.
Dalam
keadaan
gawat,
gonore
dapat
mengakibatkan
komplikasi
pada
saluran
kencing,
persendian
atau
trakhoma
yang
dapat
mengakibatkan
kebutaan.
Sedangkan
sipilis
dapat
menyerang
seluruh
tubuh,
sel-sel
dan
urat
saraf.
Pada
puncaknya,
hal
itu
dapat
mengakibatkan
kegilaan.
Di
samping
itu,
penyakit
ini
juga
dapat
berpengaruh
pada
keturunan.
Bayi
yang
lahir
dari
orang
yang
menderita
sipilis
akan
mudah
mati
atau
cacat.
Kedua,
secara
mental,
zina
dapat
menimbulkan
perasaan
bersalah
dan
berdosa
yang
pada
akhirnya
dapat
berakibat
lemahnya
saraf.
Akibat
pemborosan,
orang
dapat
terkena
kegilaan.
]
[ والذين هم لفروجهم حافظون ] — المؤمنون 5