Filter Results
Sonuçlar: ( 1 - 2 | 2 )
(0,028 saniye)
#1
Ar-Ra'd
:26
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Kalau
orang-orang
Mukmin
merasa
bahwa
orang-orang
musyrik
itu
diberi
banyak
kekayaan,
sedangkan
mereka
tidak
demikian,
maka
hendaknya
mereka
menyadari
bahwa
Allah
Swt.
memang
memberikan
rezeki
yang
banyak
kepada
siapa
saja
yang
dikehendaki-Nya
jika
ia
menempuh
cara-cara
mendapatkannya.
Allah
juga
akan
mempersempit
rezeki
seseorang
yang
dikehendaki-Nya.
Dia
akan
memberi
rezeki
kepada
orang
yang
beriman
dan
orang
yang
tidak
beriman.
Jangan
kalian
kira
bahwa
banyaknya
harta
pada
orang-orang
musyrik
itu
adalah
bukti
bahwa
mereka
berada
dalam
kebenaran.
Akan
tetapi,
mereka
kemudian
terlena
oleh
harta
mereka,
padahal
Allah
memberikan
kenikmatan
dunia
kepada
orang
yang
menyukainya
dan
tidak
menyukainya.
Kehidupan
dunia
ini
hanyalah
kenikmatan
sementara
yang
sedikit
dan
fana.
]
[ الله يبسط الرزق لمن يشاء ويقدر وفرحوا بالحياة الدنيا وما الحياة الدنيا في الآخرة إلا متاع ] — الرعد 26
#2
Al-Baqarah
:245
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Berjuang
di
jalan
Allah
memerlukan
harta,
maka
korbankanlah
harta
kalian.
Siapa
yang
tidak
ingin
mengorbankan
hartanya,
sementara
Allah
telah
berjanji
akan
membalasnya
dengan
balasan
berlipat
ganda?
Rezeki
ada
di
tangan
Allah.
Dia
bisa
mempersempit
dan
memperluas
rezeki
seseorang
yang
dikehendaki
sesuai
dengan
kemaslahatan.
Hanya
kepada-Nyalah
kalian
akan
dikembalikan,
lalu
dibuat
perhitungan
atas
pengorbanan
kalian.
Meskipun
rezeki
itu
karunia
Allah
dan
hanya
Dialah
yang
bisa
memberi
atau
menolak,
seseorang
yang
berinfak
disebut
sebagai
'pemberi
pinjaman'
kepada
Allah.
Hal
itu
berarti
sebuah
dorongan
untuk
gemar
berinfak
dan
penegasan
atas
balasan
berlipat
ganda
yang
telah
dijanjikan
di
dunia
dan
akhirat.
]
[ من ذا الذي يقرض الله قرضا حسنا فيضاعفه له أضعافا كثيرة والله يقبض ويبسط وإليه ترجعون ] — البقرة 245