Filter Results
Sonuçlar: ( 1 - 1 | 1 )
(0,023 saniye)
#1
An-Nur
:45
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Allah
adalah
Pencipta
segala
sesuatu
dengan
kehendak-Nya.
Dia
menciptakan
semua
jenis
hewan
dari
asal
yang
sama
yaitu
air.
Maka
tidak
satu
pun
hewan
yang
tidak
memerlukan
air.
Kemudian
dijadikanlah
hewan-hewan
itu
bervariasi
dari
segi
jenis,
potensi
dan
perbedaan-perbedaaan
lainnya.
Maka
sebagian
dari
hewan
itu
ada
yang
berjalan
di
atas
perutnya
seperti
ikan,
dan
binatang
merangkak
lainnya.
Sebagian
lainnya
berjalan
di
atas
kedua
kakinya
seperti
manusia
dan
burung.
Ada
pula
jenis
hewan
yang
berjalan
di
atas
empat
kaki
seperti
binatang-binatang.
Allah
menciptakan
makhluk
yang
dikehendaki-Nya
dengan
cara
bagaimana
pun
untuk
menunjukkan
kekuasaan
dan
pengetahuan-Nya.
Dia
adalah
Zat
yang
berkehendak
memilih
dan
Mahakuasa
atas
segala
sesuatu(1).
(1)
Air
yang
dimaksud
dalam
ayat
di
atas
adalah
air
kehidupan
atau
air
yang
mengandung
anasir-anasir
spermatozoa.
Ayat
ini
tidak
hanya
mendahului
ilmu
pengetahuan
dalam
menerangkan
kejadian
manusia
dari
setetes
air
seperti
disebut
dalam
ayat
5
dan
6
surat
al-Thâriq,
bahkan
juga
telah
mendahului
ilmu
pengetahuan
dalam
menerangkan
bahwa
setiap
makhluk
hidup
di
atas
bumi
berkembang
biak
melalui
sperma,
meskipun
bentuk
dan
ciri
sperma
yang
ada
pada
masing-masing
makhluk
itu
berbeda.
Dari
sudut
pandang
ilmu
pengetahuan,
ayat
ini
mengandung
penafsiran
ilmiah
bahwa
air
merupakan
sarana
terpenting
dalam
kejadian
setiap
makhluk.
Ambillah
contoh,
misalnya,
kandungan
air
dalam
tubuh
manusia
yang
mencapai
70%
dari
berat
tubuhnya.
Ini
berarti,
seseorang
yang
mempunyai
berat
badan
70
kg,
di
dalam
tubuhnya
terkandung
sekitar
50
kg
air.
Kejadian
manusia
dan
besarnya
kandungan
air
di
dalam
tubuh,
sebagaimana
disebutkan
di
atas,
belum
diketahui
sebelum
al-Qur'ân
diturunkan.
Bagi
manusia,
air
lebih
penting
dari
makanan.
Seseorang
mungkin
dapat
bertahan
hidup
selama
60
hari
tanpa
makan.
Tetapi
tanpa
air,
manusia
diperkirakan
hanya
mampu
bertahan
3
sampai
10
hari.
Selain
itu,
air
adalah
asal
mula
terbentuknya
darah,
cairan
limpa,
cairan
sumsum,
kencing,
air
mata,
air
liur,
air
empedu,
susu
dan
seluruh
cairan
yang
ada
di
sendi.
Airlah
yang
menyebabkan
tubuh
manusia
menjadi
lentur.
Kalau
saja
tubuh
seseorang
kehilangan
20%
air,
maka
ia
tidak
akan
dapat
bertahan
hidup.
Demikian
pula,
air
dapat
berfungsi
melarutkan
bahan-bahan
makanan
setelah
dikunyah
dan
ditelan.
Di
samping
itu
ia
juga
dapat
melarutkan
sisa-sisa
proses
metabolisme
melalui
kencing
dan
keringat.
Demikianlah,
air
menjadi
bagian
terbesar
dan
terpenting
dalam
tubuh
manusia.
Karena
itu
dapat
dikatakan
bahwa
setiap
makhluk
hidup,
sebagaimana
dijelaskan
ayat
ini,
diciptakan
dari
air.
]
[ والله خلق كل دابة من ماء فمنهم من يمشي على بطنه ومنهم من يمشي على رجلين ومنهم من يمشي على أربع يخلق الله ما يشاء إن الله على كل شيء قدير ] — النور 45