Filter Results
Resultados: ( 1 para 2 de 2 )
(0,022 segundos)
#1
Al-Bayyina
:1
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
[[98
~
AL-BAYYINAH
(BUKTI
YANG
NYATA)
Pendahuluan:
Madaniyyah,
8
ayat
~
Melalui
kitab
suci
yang
ada
pada
mereka,
orang-orang
Ahl
al-Kitâb
mengetahui
bahwa
akan
muncul
seorang
nabi
akhir
zaman.
Dan
orang-orang
musyrik
Mekah
mengetahui
hal
itu
melalui
mereka.
Hal
itu
semestinya
membuat
mereka
percaya
ketika
nabi
itu
benar-benar
telah
diutus.
Tetapi,
ketika
seseorang
dari
kalangan
mereka
diangkat
untuk
menjadi
rasul
utusan
Allah,
dan
diperkuat
dengan
al-Qur'ân,
mereka
saling
berselisih
dan
mengingkari
janji.
Pengingkaran
para
Ahl
al-Kitâb
tersebut
lebih
dari
pengingkaran
para
musyrikin.
Kelak,
di
akhirat,
mereka
semua
akan
hidup
abadi
dalam
api
neraka.
Sedangkan
orang-orang
Mukmin
yang
memiliki
kedudukan
yang
tinggi
adalah
sebaik-baiknya
makhluk.
Balasan
yang
disediakan
untuk
mereka
adalah
kehidupan
abadi
di
dalam
surga
dan
kepuasan
dengan
apa
yang
dicapainya.
Kenikmatan
ini
diperuntukkan
bagi
mereka
yang
takut
kepada
Tuhannya.]]
Orang-orang
Yahudi,
Nasrani
dan
orang-orang
musyrik
yang
mengingkari
Allah
dan
Rasul-Nya,
tidak
akan
berpaling
dari
kelengahan
dan
ketidaktahuan
mereka
akan
kebenaran
sampai
datang
kepada
mereka
bukti
yang
nyata.
]
[ لم يكن الذين كفروا من أهل الكتاب والمشركين منفكين حتى تأتيهم البينة ] — البينة 1
#2
Maryam
:1
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
[[19
~
MARYAM
(MARYAM)
Pendahuluan:
Makkiyyah,
98
ayat
~
Surat
ini
termasuk
golongan
surat
Makkiyyah,
kecuali
ayat
58
dan
71.
Jumlah
ayatnya
sebanyak
98
ayat.
Surat
ini
dimulai
dengan
huruf
fonetis
sebagaimana
beberapa
surat
lain.
Dalam
surat
ini
terdapat
kisah
lahirnya
Yahyâ
bin
Zakariyyâ
a.
s.
tatkala
Zakariyyâ,
dalam
usianya
yang
telah
lanjut,
memohon
kepada
Allah
agar
dikaruniai
seorang
anak.
Di
sisi
lain,
istrinya
adalah
seorang
wanita
yang
mandul.
Kemudian
setelah
itu
dijelaskan
kisah
Maryam,
Sang
Perawan
Suci,
dan
kelahiran
Nabi
'Isâ
a.
s.
Selain
itu
disebutkan
juga
kisah
Nabi
Ibrâhîm,
dakwahnya
kepada
keesaan
Allah,
permintaan
dia
kepada
bapaknya
agar
berhenti
menyembah
berhala,
dan
dialog
antara
mereka
berdua
seputar
berhala
dan
kekuasaan
setan.
Dalam
surat
ini
terdapat
petunjuk
mengenai
ihwal
beberapa
nabi
keturunan
Ibrâhîm
a.
s,
yaitu
Ismâ'îl,
Ishâq
dan
anak
cucunya,
dan
juga
kisah
Nabi
Idrîs.
Kemudian
setelah
itu
Allah
menyebutkan
pergantian
generasi
yang
datang
setelah
nabi-nabi
tersebut.
Di
antara
mereka
ada
yang
taat
dan
ada
pula
yang
melanggar.
Allah
telah
menjelaskan
bahwa
surga
adalah
balasan
bagi
orang-orang
yang
beriman,
dan
neraka
adalah
balasan
bagi
orang-orang
kafir.
Di
samping
itu
Allah
juga
menerangkan
keadaan
orang-orang
kafir
di
nereka
jahanam,
dan
orang-orang
yang
sesat
yang
mengatakan,
"Sesungguhnya
Allah
mempunyai
anak."
Selain
itu,
Allah
menerangkan
kedudukan
al-Qur'ân,
memberi
peringatan
kepada
orang-orang
kafir,
membuat
ibarat
kehancuran
orang-orang
yang
durhaka
kepada
para
nabi.
Mengenai
yang
terakhir,
disebutkan
bahwa
tidak
ada
sedikit
pun
bekas
mereka
yang
tersisa.]]
Kâf,
Hâ,
Yâ,
'Ayn,
Shâd
adalah
huruf-huruf
fonemis
yang
digunakan
untuk
menjelaskan
mukjizat
al-Qur'ân
yang
berasal
dari
jenis
huruf-huruf
tersebut.
Selain
itu,
juga
untuk
menggugah
perhatian
orang
untuk
mendengarkan.
]
[ كهيعص ] — مريم 1