Filter Results
Resultados: ( 1 para 4 de 4 )
(0,022 segundos)
#1
Al-Muddathir
:4
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
[[74
~
AL-MUDDATSTSIR
(ORANG
YANG
BERSELIMUT)
Pendahuluan:
Makkiyyah,
56
ayat
~
Surat
mulia
ini
mengajak
Rasulullah
saw.
untuk
memperingatkan
kaumnya,
mengagungkan
Allah
dan
meninggalkan
segala
hal
yang
tidak
pantas
dilakukan.
Dalam
surat
ini
dibicarakan
juga
perihal
tiupan
sangkakala
dan
azab
yang
pedih
bagi
orang-orang
kafir.
Surat
ini
mengandung
perintah
bagi
Rasulullah
saw.
untuk
tidak
menghiraukan
mereka
yang
menentang
segala
nikmat
Allah.
Sebab,
orang
seperti
itu
bukan
saja
menentang,
bahkan
malah
meminta
ditambahkan
karunia
tanpa
penghargaan
dan
rasa
syukur
sedikit
pun.
Dijelaskan
pula
bagaimana
cara
berfikir
orang
yang
mengingkari
al-Qur'ân.
Kemudian
dituturkan
secara
terperinci
hal
ihwal
neraka
Saqar
yang
dahsyat
dan
menakutkan.
Disebutkan
juga
balasan
bagi
orang-orang
yang
melakukan
kebaikan
maupun
kejahatan.
Lalu
diberitakan
tentang
hal
ihwal
golongan
kanan
yang
membungkam
mulut
para
pelaku
dosa
ketika
mereka
bertanya
kepada
para
pelaku
dosa
mengapa
mereka
berada
di
neraka
Saqar.
Surat
ini
kemudian
ditutup
dengan
pembicaraan
tentang
al-Qur'ân
yang
dapat
dijadikan
sebagai
pelajaran
bagi
siapa
saja
yang
menerimanya.
Sesungguhnya
mereka
yang
menjadikan
al-Qur'ân
sebagai
pelajaran
adalah
golongan
orang-orang
yang
bertakwa
dan
mendapatkan
ampunan.]]
Wahai
orang
yang
melipat
diri
dengan
selimut,
bangunlah
dari
tidurmu.
Peringatkanlah
umat
manusia
tentang
azab
Allah
yang
akan
ditimpakan
bagi
mereka
yang
tidak
beriman.
Agungkanlah
Tuhanmu
dan
sucikanlah
pakaianmu
dari
kotoran
dengan
menggunakan
air.
]
[ وثيابك فطهر ] — المدثر 4
#2
Al-Muddathir
:3
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
[[74
~
AL-MUDDATSTSIR
(ORANG
YANG
BERSELIMUT)
Pendahuluan:
Makkiyyah,
56
ayat
~
Surat
mulia
ini
mengajak
Rasulullah
saw.
untuk
memperingatkan
kaumnya,
mengagungkan
Allah
dan
meninggalkan
segala
hal
yang
tidak
pantas
dilakukan.
Dalam
surat
ini
dibicarakan
juga
perihal
tiupan
sangkakala
dan
azab
yang
pedih
bagi
orang-orang
kafir.
Surat
ini
mengandung
perintah
bagi
Rasulullah
saw.
untuk
tidak
menghiraukan
mereka
yang
menentang
segala
nikmat
Allah.
Sebab,
orang
seperti
itu
bukan
saja
menentang,
bahkan
malah
meminta
ditambahkan
karunia
tanpa
penghargaan
dan
rasa
syukur
sedikit
pun.
Dijelaskan
pula
bagaimana
cara
berfikir
orang
yang
mengingkari
al-Qur'ân.
Kemudian
dituturkan
secara
terperinci
hal
ihwal
neraka
Saqar
yang
dahsyat
dan
menakutkan.
Disebutkan
juga
balasan
bagi
orang-orang
yang
melakukan
kebaikan
maupun
kejahatan.
Lalu
diberitakan
tentang
hal
ihwal
golongan
kanan
yang
membungkam
mulut
para
pelaku
dosa
ketika
mereka
bertanya
kepada
para
pelaku
dosa
mengapa
mereka
berada
di
neraka
Saqar.
Surat
ini
kemudian
ditutup
dengan
pembicaraan
tentang
al-Qur'ân
yang
dapat
dijadikan
sebagai
pelajaran
bagi
siapa
saja
yang
menerimanya.
Sesungguhnya
mereka
yang
menjadikan
al-Qur'ân
sebagai
pelajaran
adalah
golongan
orang-orang
yang
bertakwa
dan
mendapatkan
ampunan.]]
Wahai
orang
yang
melipat
diri
dengan
selimut,
bangunlah
dari
tidurmu.
Peringatkanlah
umat
manusia
tentang
azab
Allah
yang
akan
ditimpakan
bagi
mereka
yang
tidak
beriman.
Agungkanlah
Tuhanmu
dan
sucikanlah
pakaianmu
dari
kotoran
dengan
menggunakan
air.
]
[ وربك فكبر ] — المدثر 3
#3
Al-Muddathir
:2
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
[[74
~
AL-MUDDATSTSIR
(ORANG
YANG
BERSELIMUT)
Pendahuluan:
Makkiyyah,
56
ayat
~
Surat
mulia
ini
mengajak
Rasulullah
saw.
untuk
memperingatkan
kaumnya,
mengagungkan
Allah
dan
meninggalkan
segala
hal
yang
tidak
pantas
dilakukan.
Dalam
surat
ini
dibicarakan
juga
perihal
tiupan
sangkakala
dan
azab
yang
pedih
bagi
orang-orang
kafir.
Surat
ini
mengandung
perintah
bagi
Rasulullah
saw.
untuk
tidak
menghiraukan
mereka
yang
menentang
segala
nikmat
Allah.
Sebab,
orang
seperti
itu
bukan
saja
menentang,
bahkan
malah
meminta
ditambahkan
karunia
tanpa
penghargaan
dan
rasa
syukur
sedikit
pun.
Dijelaskan
pula
bagaimana
cara
berfikir
orang
yang
mengingkari
al-Qur'ân.
Kemudian
dituturkan
secara
terperinci
hal
ihwal
neraka
Saqar
yang
dahsyat
dan
menakutkan.
Disebutkan
juga
balasan
bagi
orang-orang
yang
melakukan
kebaikan
maupun
kejahatan.
Lalu
diberitakan
tentang
hal
ihwal
golongan
kanan
yang
membungkam
mulut
para
pelaku
dosa
ketika
mereka
bertanya
kepada
para
pelaku
dosa
mengapa
mereka
berada
di
neraka
Saqar.
Surat
ini
kemudian
ditutup
dengan
pembicaraan
tentang
al-Qur'ân
yang
dapat
dijadikan
sebagai
pelajaran
bagi
siapa
saja
yang
menerimanya.
Sesungguhnya
mereka
yang
menjadikan
al-Qur'ân
sebagai
pelajaran
adalah
golongan
orang-orang
yang
bertakwa
dan
mendapatkan
ampunan.]]
Wahai
orang
yang
melipat
diri
dengan
selimut,
bangunlah
dari
tidurmu.
Peringatkanlah
umat
manusia
tentang
azab
Allah
yang
akan
ditimpakan
bagi
mereka
yang
tidak
beriman.
Agungkanlah
Tuhanmu
dan
sucikanlah
pakaianmu
dari
kotoran
dengan
menggunakan
air.
]
[ قم فأنذر ] — المدثر 2
#4
Al-Muddathir
:1
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
[[74
~
AL-MUDDATSTSIR
(ORANG
YANG
BERSELIMUT)
Pendahuluan:
Makkiyyah,
56
ayat
~
Surat
mulia
ini
mengajak
Rasulullah
saw.
untuk
memperingatkan
kaumnya,
mengagungkan
Allah
dan
meninggalkan
segala
hal
yang
tidak
pantas
dilakukan.
Dalam
surat
ini
dibicarakan
juga
perihal
tiupan
sangkakala
dan
azab
yang
pedih
bagi
orang-orang
kafir.
Surat
ini
mengandung
perintah
bagi
Rasulullah
saw.
untuk
tidak
menghiraukan
mereka
yang
menentang
segala
nikmat
Allah.
Sebab,
orang
seperti
itu
bukan
saja
menentang,
bahkan
malah
meminta
ditambahkan
karunia
tanpa
penghargaan
dan
rasa
syukur
sedikit
pun.
Dijelaskan
pula
bagaimana
cara
berfikir
orang
yang
mengingkari
al-Qur'ân.
Kemudian
dituturkan
secara
terperinci
hal
ihwal
neraka
Saqar
yang
dahsyat
dan
menakutkan.
Disebutkan
juga
balasan
bagi
orang-orang
yang
melakukan
kebaikan
maupun
kejahatan.
Lalu
diberitakan
tentang
hal
ihwal
golongan
kanan
yang
membungkam
mulut
para
pelaku
dosa
ketika
mereka
bertanya
kepada
para
pelaku
dosa
mengapa
mereka
berada
di
neraka
Saqar.
Surat
ini
kemudian
ditutup
dengan
pembicaraan
tentang
al-Qur'ân
yang
dapat
dijadikan
sebagai
pelajaran
bagi
siapa
saja
yang
menerimanya.
Sesungguhnya
mereka
yang
menjadikan
al-Qur'ân
sebagai
pelajaran
adalah
golongan
orang-orang
yang
bertakwa
dan
mendapatkan
ampunan.]]
Wahai
orang
yang
melipat
diri
dengan
selimut,
bangunlah
dari
tidurmu.
Peringatkanlah
umat
manusia
tentang
azab
Allah
yang
akan
ditimpakan
bagi
mereka
yang
tidak
beriman.
Agungkanlah
Tuhanmu
dan
sucikanlah
pakaianmu
dari
kotoran
dengan
menggunakan
air.
]
[ يا أيها المدثر ] — المدثر 1