Filter Results
Keputusan: ( 1 sehingga 1 daripada 1 )
(0.021 saat)
#1
Al-Ahzab
:19
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Pada
lahirnya,
orang-orang
munafik
sangat
memperhatikan
keselamatan
diri
kalian.
Seolah-olah,
dalam
hal
ini,
mereka
tidak
mempunyai
rasa
takut.
Tapi
jika
rasa
takut
kepada
musuh
atau
kepada
Rasulullah
benar-benar
telah
datang,
mereka
akan
memandangimu,
Muhammad.
Mata
mereka
berputar-putar
kebingungan,
bagai
orang
yang
tidak
sadarkan
diri
menghadapi
sekaratul
maut.
Akan
tetapi
jika
rasa
takut
itu
mulai
sirna,
mereka
mencaci
dan
menghujat
kalian
dengan
sangat
keras.
Mereka
sangat
malas
melakukan
kebaikan.
Mereka
itulah
orang-orang
yang
beriman
dengan
setengah
hati.
Meskipun
mereka
telah
menyatakan
berislam,
namun
Allah
Swt.
akan
menyia-nyiakan
perbuatan
mereka,
lantaran
orang-orang
munafik
itu
memendam
kekufuran
dalam
hati.
Sungguh
pekerjaan
yang
demikian
itu
bukan
hal
yang
sukar
bagi
Allah(1).
(1)
Ayat
ini
menunjukkan
satu
fakta
ilmiah
yang
belum
ditemukan
pada
saat
diturunkannya
al-Qur'ân.
Yaitu
bahwa
bola
mata
orang
yang
sedang
dalam
keadaan
sekaratul
maut
atau
dalam
ketakutan
akan
berputar-putar.
Kalau
ditinjau
secara
lebih
cermat,
akan
didapati
bahwa
perasaan
takut
yang
sangat
akan
dapat
menghilangkan
kesadaran
dan
merusak
jaringan
pusat
urat
saraf
bawah
sadar
di
bagian
otak.
Oleh
karena
itu,
kondisi
orang
yang
ketakutan
mirip
dengan
orang
yang
sedang
menghadapi
sekaratul
maut:
matanya
melotot
dengan
bola
mata
yang
berputar-putar
sampai
mati.
]
[ أشحة عليكم فإذا جاء الخوف رأيتهم ينظرون إليك تدور أعينهم كالذي يغشى عليه من الموت فإذا ذهب الخوف سلقوكم بألسنة حداد أشحة على الخير أولئك لم يؤمنوا فأحبط الله أعمالهم وكان ذلك على الله يسيرا ] — الأحزاب 19