Filter Results
Keputusan: ( 1 sehingga 2 daripada 2 )
(0.023 saat)
#1
Al-An'am
:95
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Bukti
kekuasaan
Allah
tentang
hari
kiamat,
keberhakan-Nya
untuk
disembah
dan
kebangkitan
kembali
manusia
dari
dalam
kuburnya,
sungguh
bermacam-macam.
Allah,
misalnya,
membelah
berbagai
biji
sumber
bibit
untuk
mengeluarkan
tumbuh-tumbuhan
baru.
Dia
juga
membelah
tunas
untuk
menumbuhkan
pohon-
pohon
baru.
Dia
mengeluarkan
benda
hidup
dari
benda
mati--seperti
manusia
dari
tanah--dan
mengeluarkan
benda
mati
dari
benda
hidup--seperti
susu
yang
keluar
dari
tubuh
hewan.
Zat
yang
Mahakuasa
dan
Mahaagung
itu
adalah
Tuhan
yang
sebenarnya.
Tak
ada
yang
menolehkan
kalian
dari
penyembahan-Nya,
selain
Dia(1).
(1)
Ayat
ini
menunjukkan
salah
satu
bukti
kekuasaan
Allah
swt.,
yaitu
penciptaan
biji
dan
embrio
tanaman
di
setiap
tempat
yang
sempit.
Sedangkan
bagian
lain
biji
itu,
terdiri
atas
zat-zat
tidak
hidup
terakumulasi.
Ketika
embrio
itu
mulai
bernyawa
dan
tumbuh,
zat-
zat
yang
terakumulasi
itu
berubah
menjadi
zat
yang
dapat
memberi
makan
embrio.
Ketika
mulai
pertumbuhan,
dan
sel-sel
hidup
mulai
terbentuk,
biji
kedua
berubah
pula
dari
fase
biji/bibit
ke
fase
tunas.
Saat
itu
tumbuhan
mulai
dapat
memenuhi
kebutuhan
makanannya
sendiri,
dari
zat
garam
yang
larut
dalam
air
di
dalam
tanah
dan
diserap
oleh
akar
serabut,
dan
terbentuknya
zat
hijau
daun
dari
karbohidrat,
seperti
gula
dengan
bantuan
cahaya
matahari.
Ketika
siklus
itu
sampai
pada
titik
akhirnya,
buah-buahan
kembali
mengandung
biji-bijian
yang
merupakan
bahan
kehidupan
baru
lagi.
Dan
begitu
seterusnya.
(Lihat
juga
catatan
kaki
tafsir
ayat
28,
surat
Alu
'Imrân).
]
[ إن الله فالق الحب والنوى يخرج الحي من الميت ومخرج الميت من الحي ذلكم الله فأنى تؤفكون ] — الأنعام 95
#2
Ghafir
:11
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Orang-orang
kafir
itu
berkata,
"Ya
Tuhan
kami,
Engkau
telah
mematikan
kami
dua
kali:
mati
dari
kehidupan
dunia
dan
mati
dari
kehidupan
kami
di
alam
Barzah.
(1)
Engkau
juga
telah
menghidupkan
kami
dua
kali:
hidup
di
dunia
dan
hidup
setelah
kami
dibangkitkan
dari
kubur.
Lalu
apakah
ada
jalan
bagi
kami
untuk
keluar
dari
siksaan
ini?"
(1)
Pengertian
tentang
kehidupan
di
alam
barzah--sebuah
kehidupan
yang
tidak
kita
ketahui
hakikat
sebenarnya--dapat
dipahami
melalui
dua
firman
Allah
Swt.
berikut.
Pertama,
mengenai
keluarga
Fir'aun
yang
terdapat
dalam
ayat
46
surat
ini
yang
artinya
berbunyi:
"Kepada
mereka
ditampakkan
neraka
pada
pagi
dan
petang
hari,
dan
pada
hari
kiamat.
Para
malaikat
diperintahkan,
'Masukkanlah
Fir'aun
dan
kaumnya
ke
dalam
azab
yang
sangat
keras'."
Kedua,
dalam
ayat
169
surat
Alu
'Imrân
yang
artinya
berbunyi:
"Janganlah
kamu
mengira
bahwa
orang-orang
yang
gugur
di
jalan
Allah
itu
mati.
Mereka
bahkan
hidup
di
sisi
Tuhannya
dengan
mendapat
rezeki."
]
[ قالوا ربنا أمتنا اثنتين وأحييتنا اثنتين فاعترفنا بذنوبنا فهل إلى خروج من سبيل ] — غافر 11