Filter Results
ഫലങ്ങള്: ( 1 വരെ 1 ന്റെ 1 )
(0.022 നിമിഷങ്ങള്)
#1
An-Nahl
:72
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Allah
menjadikan
bagi
kalian
istri-istri
yang
berasal
dari
jenis
yang
sama
dengan
kalian
agar
kalian
mendapatkan
ketenangan
hidup
(sakînah)
dari
mereka.
Dan
dari
istri-istri
itu
Allah
menjadikan
untuk
kalian
anak
dan
cucu.
Kemudian
Allah
menurunkan
bermacam
rezeki
yang
baik
dan
kalian
sukai.
Apakah
sesudah
itu
sebagian
manusia
justru
menyekutukan
Allah,
percaya
pada
kebatilan
dan
ingkar
pada
karunia-karunia
lahir
Tuhan?
Padahal
semestinya
semua
itu
disyukuri
dan
membuatnya
hanya
menyembah
kepada
Allah(1).
(1)
Perkawinan
adalah
suatu
bentuk
hubungan
yang
suci
sebagai
asal
mula
terbentuknya
sebuah
institusi
keluarga
yang
merupakan
pondasi
umat
dan
masyarakat.
Perkawinan
adalah
salah
satu
bentuk
pembangunan
fitrah
yang
dititipkan
Tuhan
dalam
diri
tiap
manusia
dan
juga
binatang.
Kalau
tidak
ada
aturan-aturan
normatif
perkawinan,
maka
dalam
hal
pemenuhan
kebutuhan
biologis
manusia
akan
tidak
ada
bedanya
dengan
binatang,
karena
masing-masing
akan
menempuh
jalan
yang
tanpa
aturan
dan
semaunya.
Jika
demikian
dia
bukan
lagi
seorang
manusia
yang
dibekali
akal
pikiran,
diberi
keutamaan
dibanding
makhluk
lainnya
dan
ditunjuk
sebagai
khalifah
di
bumi.
Di
samping
sudah
merupakan
ketentuan
Tuhan
pada
manusia
untuk
mengatur
fitrah
dengan
perkawinan
agar
terhindar
dari
kekacauan,
di
sisi
lain
manusia
juga
mempunyai
kecenderungan
untuk
hidup
selamanya.
Melihat
tidak
ada
kemungkinan
pada
dirinya
secara
pribadi
untuk
bisa
bertahan
hidup
selamanya,
maka
jalan
satu-satunya
untuk
mempertahankan
kelangsungan
hidup
itu
adalah
melalui
keturunan
yang
merupakan
perpanjangan
dari
kehidupan
dirinya.
]
[ والله جعل لكم من أنفسكم أزواجا وجعل لكم من أزواجكم بنين وحفدة ورزقكم من الطيبات أفبالباطل يؤمنون وبنعمت الله هم يكفرون ] — النحل 72