Filter Results
ഫലങ്ങള്: ( 1 വരെ 3 ന്റെ 3 )
(0.025 നിമിഷങ്ങള്)
#1
Ar-Rahman
:17
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Tuhan
yang
memelihara
dua
tempat
terbitnya
matahari,
pada
musim
panas
dan
musim
dingin,
dan
Tuhan
yang
memelihara
dua
tempat
terbenamnya
matahari
pada
kedua
musim
tersebut.
(1)
(1)
Yang
dimaksud
ayat
ini,
bisa
jadi,
adalah
dua
tempat
terbit
dan
terbenamnya
matahari
dan
bulan.
Dengan
demikian,
ayat
ini
menunjuk
kepada
adanya
gejala
siang
dan
malam
yang
juga
terdapat
pada
surat
al-Qashash
ayat
71,
72
dan
73.
Tetapi,
bisa
jadi
juga,
yang
dimaksudkan
dalam
ayat
ini
hanya
matahari
saja,
karena
matahari
merupakan
sumber
kehidupan
di
planet
bumi
ini.
Dengan
demikian,
ayat
ini
menunjukkan
adanya
dua
tempat
terbit
dan
terbenamnya
matahari,
yaitu
pada
musim
dingin
dan
musim
panas.
Pendapat
ini
dianut
oleh
kebanyakan
ahli
tafsir.
Fenomena
terbit
dan
terbenamnya
matahari
di
dua
tempat
ini
disebabkan
oleh
kecondongan
garis
edar
bumi
selama
mengedari
matahari
sekitar
523,5
derajat.
Oleh
karena
itu
belahan
utara
bumi
condong
ke
arah
matahari
pada
musim
panas
yang
mengakibatkan
siang
menjadi
lebih
panjang
daripada
malam.
Dan
begitu
seterusnya
hingga
mencapai
puncaknya,
yaitu
ketika
matahari
terbit
dan
terbenam
di
ujung
sebelah
utara
dari
garis
bujur
timur
dan
barat.
Setelah
itu
kembali
sedikit
demi
sedikit
dari
hari
ke
hari
hingga
mencapai
garis
lurus
pada
musim
gugur.
Belahan
utara
bumi
ini
kemudian
mulai
berpaling
meninggalkan
arah
matahari
yang
mengakibatkan
malam
menjadi
lebih
panjang
daripada
siang.
Begitu
seterusnya,
matahari
terus
bergeser
ke
arah
selatan
sampai
pada
titik
paling
selatan
pada
musim
dingin.
Setelah
itu
matahari
bergeser
lagi
ke
arah
utara
sedikit
demi
sedikit,
hari
demi
hari
hingga
mencapai
garis
bujur
timur
dan
barat
pada
musim
semi.
Peredaran
yang
demikian
ini
berlaku
pula
di
belahan
bumi
sebelah
selatan.
Perbedaannya
terletak
pada
geraknya
yang
berlawanan.
Peredaran
yang
sedemikian
teraturnya
itu
tentu
saja
mengandung
hikmah
dan
manfaat
yang
besar
bagi
kehidupan
makhluk
hidup
di
muka
bumi.
Contohnya,
sebagai
akibat
dari
perputaran
itu,
terdapat
apa
yang
kita
kenal
dengan
empat
musim
yang
pada
gilirannya
memiliki
kekhususan
sendiri-sendiri
(seperti
musim
tanam,
musim
panen,
dan
sebagainya)
sehingga
memberikan
kemudahan
kepada
manusia,
hewan
dan
tumbuh-
tumbuhan
dalam
beraktifitas.
]
[ رب المشرقين ورب المغربين ] — الرحمن 17
#2
Maryam
:1
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
[[19
~
MARYAM
(MARYAM)
Pendahuluan:
Makkiyyah,
98
ayat
~
Surat
ini
termasuk
golongan
surat
Makkiyyah,
kecuali
ayat
58
dan
71.
Jumlah
ayatnya
sebanyak
98
ayat.
Surat
ini
dimulai
dengan
huruf
fonetis
sebagaimana
beberapa
surat
lain.
Dalam
surat
ini
terdapat
kisah
lahirnya
Yahyâ
bin
Zakariyyâ
a.
s.
tatkala
Zakariyyâ,
dalam
usianya
yang
telah
lanjut,
memohon
kepada
Allah
agar
dikaruniai
seorang
anak.
Di
sisi
lain,
istrinya
adalah
seorang
wanita
yang
mandul.
Kemudian
setelah
itu
dijelaskan
kisah
Maryam,
Sang
Perawan
Suci,
dan
kelahiran
Nabi
'Isâ
a.
s.
Selain
itu
disebutkan
juga
kisah
Nabi
Ibrâhîm,
dakwahnya
kepada
keesaan
Allah,
permintaan
dia
kepada
bapaknya
agar
berhenti
menyembah
berhala,
dan
dialog
antara
mereka
berdua
seputar
berhala
dan
kekuasaan
setan.
Dalam
surat
ini
terdapat
petunjuk
mengenai
ihwal
beberapa
nabi
keturunan
Ibrâhîm
a.
s,
yaitu
Ismâ'îl,
Ishâq
dan
anak
cucunya,
dan
juga
kisah
Nabi
Idrîs.
Kemudian
setelah
itu
Allah
menyebutkan
pergantian
generasi
yang
datang
setelah
nabi-nabi
tersebut.
Di
antara
mereka
ada
yang
taat
dan
ada
pula
yang
melanggar.
Allah
telah
menjelaskan
bahwa
surga
adalah
balasan
bagi
orang-orang
yang
beriman,
dan
neraka
adalah
balasan
bagi
orang-orang
kafir.
Di
samping
itu
Allah
juga
menerangkan
keadaan
orang-orang
kafir
di
nereka
jahanam,
dan
orang-orang
yang
sesat
yang
mengatakan,
"Sesungguhnya
Allah
mempunyai
anak."
Selain
itu,
Allah
menerangkan
kedudukan
al-Qur'ân,
memberi
peringatan
kepada
orang-orang
kafir,
membuat
ibarat
kehancuran
orang-orang
yang
durhaka
kepada
para
nabi.
Mengenai
yang
terakhir,
disebutkan
bahwa
tidak
ada
sedikit
pun
bekas
mereka
yang
tersisa.]]
Kâf,
Hâ,
Yâ,
'Ayn,
Shâd
adalah
huruf-huruf
fonemis
yang
digunakan
untuk
menjelaskan
mukjizat
al-Qur'ân
yang
berasal
dari
jenis
huruf-huruf
tersebut.
Selain
itu,
juga
untuk
menggugah
perhatian
orang
untuk
mendengarkan.
]
[ كهيعص ] — مريم 1
#3
Nuh
:1
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
[[71
~
NUH
(NABI
NUH
A.
S.)
Pendahuluan:
Makkiyyah,
28
ayat
~
Surat
ini
merinci
kisah
Nabi
Nûh
a.
s.
bersama
kaumnya.
Di
sini
diceritakan
dakwah
Nabi
Nûh
kepada
mereka
secara
sembunyi-sembunyi,
kemudian
secara
sembunyi-sembunyi
dan
terang-terangan.
Diceritakan
pula
tentang
keluhan
Nûh
kepada
Allah
karena
sikap
kaumnya
yang
tidak
menerima
dan
membangkang
serta
sikap
mereka
yang
terus-menerus
menyembah
patung
sehingga
mereka
pantas
menerima
azab
Allah.
Ketika
Nûh
merasa
putus
asa
bahwa
mereka
tidak
menerima
ajakannya,
ia
berdoa
agar
mereka
dihancurkan.
Dan
ia
juga
berdoa
memohon
ampunan
untuk
dirinya,
kedua
orangtuanya
dan
orang-orang
yang
beriman,
baik
laki-laki
maupun
perempuan.]]
Sesungguhnya
Kami
telah
mengutus
Nûh
kepada
kaumnya
dengan
berfirman,
"Peringatkanlah
kaummu
sebelum
datang
azab
yang
sangat
memilukan."
]
[ إنا أرسلنا نوحا إلى قومه أن أنذر قومك من قبل أن يأتيهم عذاب أليم ] — نوح 1