Filter Results
Sonuçlar: ( 1 - 3 | 3 )
(0,025 saniye)
#1
Al-An'am
:97
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Dialah
yang
menciptakan
bintang-bintang
agar
kalian
dapat
mengetahui
arah
yang
hendak
kalian
tuju,
dengan
melihat
letaknya
di
tengah
kegelapan
malam,
di
darat
dan
di
laut.
Sungguh,
Kami
telah
menunjukkan
bukti
kasih
sayang
dan
kekuasaan
Kami
untuk
orang-orang
yang
dapat
memanfaatkan
ilmunya(1).
(1)
Sejak
awal
peradaban
umat
manusia
sempai
sekarang,
benda-benda
langit
merupakan
tanda
penunjuk
perjalanan
manusia,
baik
di
darat
maupun
di
laut.
Dengan
meneropong
matahari,
bulan
dan
bintang--terutama
bintang-bintang
tak
bergerak--seseorang
yang
akan
bepergian
dapat
menentukan
arah
yang
hendak
dituju.
Dengan
kemajuan
ilmu
dan
teknologi,
pelayaran
dan
penerbangan
kini
menjadi
disiplin
ilmu
yang
berdiri
sendiri,
dengan
menggunakan
alat
canggih
dan
dengan
merujuk
kepada
daftar
khusus
untuk
itu.
Bahkan,
para
antariksawan
belakangan
ini
berpedoman
pada
matahari
dan
bintang
dalam
menentukan
arah
perjalanan
pada
suatu
masa
tertentu.
Mereka
juga
menggunakan
gugus
bintang
dalam
menentukan
waktu,
seperti
gugus
Bintang
Biduk.
Dengan
demikian,
manusia
dapat
mengenal
tempat
dan
waktu
melalui
bantuan
bintang,
persis
seperti
yang
diisyaratkan
ayat
ini.
]
[ وهو الذي جعل لكم النجوم لتهتدوا بها في ظلمات البر والبحر قد فصلنا الآيات لقوم يعلمون ] — الأنعام 97
#2
Al-Adiyat
:10
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
#3
Al-Adiyat
:9
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Apakah
ia
tidak
mengetahui
balasan
dari
perbuatannya
itu,
sehingga
tidak
tahu
bahwa
ketika
seluruh
jasad
dibangkitkan
dari
kubur
dan
apa
yang
ada
di
dalam
dada--yang
telah
tercatat
dalam
daftar
perbuatan
mereka,
yang
baik
maupun
yang
buruk--itu
dikumpulkan?
]
[ أفلا يعلم إذا بعثر ما في القبور ] — العاديات 9