Filter Results
Dil
Sonuçlar: ( 1 - 4 | 4 )
(0,024 saniye)
#1
An-Naml
:18
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Hingga,
katika
Sulaymân
dan
balatentaranya
tiba
di
lembah
semut,
salah
seekor
semut
itu
berkata,
"Wahai
semut-semut
sekalian,
masuklah
ke
tempat
persembunyian
kalian,
agar
tidak
binasa
oleh
Sulaymân
dan
balatentaranya
karena
mereka
tidak
merasakan
keberadaan
kalian!"(1).
(1)
Dari
ayat
ini
dapat
dipahami
bahwa
semut
adalah
jenis
hewan
yang
hidup
bermasyarakat
dan
berkelompok.
Di
antara
hal-hal
unik
yang
merupakan
keistimewaan
hewan
jenis
ini,
antara
lain,
adalah
ketajaman
indera
dan
sikapnya
yang
sangat
berhati-hati.
Pada
masyarakat
semut
dikenal
etos
kerja
dan
disiplin
hidup
berkelompok
yang
tinggi.
Semut
juga
mempunyai
tingkat
kecerdasan
dan
kekuatan
ingatan
yang
cukup
tinggi,
gemar
bekerja
keras
dengan
tingkat
kesabaran
yang
tinggi
pula,
di
samping
merupakan
hewan
yang
sangat
cerdik
dalam
bekerja.
Hal
ini
terbukti
bahwa
masyarakat
semut
merupakan
satu-satunya
jenis
binatang
yang
berpikir
untuk
menguburkan
anggotanya
yang
mati,
persis
seperti
manusia.
Kelompok-kelompok
semut
sangat
mementingkan
untuk
dapat
saling
bertemu
di
satu
tempat
dan
dari
waktu
ke
waktu.
Untuk
keperluan
itu,
mereka
menentukan
hari-hari
tertentu
yang
sengaja
dikhususkan
untuk
mengadakan
pasar
bersama,
sebagai
kesempatan
untuk
saling
mengenal
dan
tukar
menukar
bahan
makanan.
Kelompok-kelompok
semut
itu,
pada
saat
bertemu,
saling
bertukar
omongan
dengan
penuh
perhatian
dan
saling
bertanya
tentang
keadaan
masing-masing.
Di
antara
fenomena
sosial
lainnya
dari
kehidupan
masyarakat
semut,
adalah
bahwa
mereka
seringkali
mengadakan
semacam
"proyek
gabungan"
untuk
membangun,
seperti
membangun
jalan
yang
panjang,
misalnya,
dengan
penuh
keuletan
yang
mengundang
rasa
kagum.
"Proyek"
semacam
itu
tidak
hanya
mereka
lakukan
pada
siang
hari,
tetapi
juga
dilanjutkan
pada
malam-malam
bulan
purnama.
Sedangkan
pada
malam-malam
lainnya
yang
tak
bercahaya
rembulan,
masyarakat
semut
tetap
berada
di
sarangnya.
Dalam
hal
mengumpulkan,
mengangkut
dan
menyimpan
bahan
makanan,
semut
memiliki
cara
yang
amat
unik.
Jika
seekor
semut
tidak
kuat
untuk
mengangkat
bawaannya
dengan
mulut
seperti
kebiasannya
karena
terlalu
berat,
dia
akan
menggerakkan
barang
bawaan
itu
dengan
kaki
belakang
dan
mengangkatnya
dengan
lengan.
Di
antara
kebiasaan
lainnya
yang
unik
bagi
semut,
apabila
hendak
menyimpan
makanan
berupa
biji-bijian,
dia
akan
memecahkan
atau
melobangi
biji
agar
tidak
dapat
melembaga.
Semut-semut
akan
memecahkan
terlebih
dahulu
biji
yang
berukuran
besar,
agar
gampang
diangangkut
dan
dimasukkan
dalam
gudang
penyimpanan.
Dan
jika
stok
makanan
mereka
basah
oleh
hujan,
semut-semut
itu
membawanya
keluar
agar
mengering.
]
[ حتى إذا أتوا على واد النمل قالت نملة يا أيها النمل ادخلوا مساكنكم لا يحطمنكم سليمان وجنوده وهم لا يشعرون ] — النمل 18
#2
Ghafir
:29
— MS
, Abdullah Muhammad Basmeih
[
"Wahai
kaumku!
Pada
hari
ini
kepunyaan
kamulah
kuasa
memerintah
dengan
bermaharajalela
di
muka
bumi
(Mesir
dan
sekitarnya;
tetapi
kiranya
keadaan
bertukar)
maka
siapakah
yang
akan
membela
kita
dari
azab
Allah
kalau
azab
itu
datang
menimpa
kita?"
Firaun
berkata:
"
Aku
tidak
mengesyorkan
kepada
kamu
melainkan
dengan
apa
yang
aku
pandang
(elok
dijalankan),
dan
aku
tidak
menunjukkan
kepada
kamu
melainkan
jalan
yang
benar".
]
[ يا قوم لكم الملك اليوم ظاهرين في الأرض فمن ينصرنا من بأس الله إن جاءنا قال فرعون ما أريكم إلا ما أرى وما أهديكم إلا سبيل الرشاد ] — غافر 29
#3
Ta-ha
:62
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
#4
Ad-Dukhan'
:4
— MS
, Abdullah Muhammad Basmeih