Filter Results
Keputusan: ( 1 sehingga 1 daripada 1 )
(0.020 saat)
#1
As-Saaffat
:145
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Kemudian
ia
Kami
campakkan
di
sebuah
daerah
luas
yang
tidak
ada
pepohonan
dan
bangunan.
Ia
merasa
sakit
dengan
keadaan
seperti
itu(1).
(1)
Apa
yang
dialami
Nabi
Yûnus
itu
merupakan
mukjizat.
Secara
hukum
alam,
peristiwa
ditelannya
seseorang
oleh
ikan
hiu
dan
kemudian
tetap
hidup
di
dalam
perutnya
untuk
beberapa
lama,
adalah
sesuatu
yang
mungkin
saja
terjadi.
Ada
dua
kemungkinan
mengapa
peristiwa
itu
dapat
terjadi.
Pertama,
bisa
jadi
ikan
hiu
itu
termasuk
jenis
hiu
besar
bersirip
tak
bergigi
seperti
yang
terdapat
di
laut
tengah.
Panjangnya
bisa
mencapai
sekitar
20
meter.
Nabi
Yûnus
berada
di
antara
langit-langit
mulutnya
yang
besar
sampai
akhirnya
ia
dilemparkan
ke
sebuah
daerah
tandus
karena
hiu
itu
merasakan
sesak
pada
tenggorokannya
akibat
menelan
manusia.
Kedua,
bisa
jadi
pula
hiu
itu
termasuk
jenis
hiu
besar
yang
bergigi
yang
panjangnya
mencapai
sekitar
20
meter.
Jenis
hiu
ini
juga
sering
dapat
dilihat
di
laut
tengah.
Hiu
tersebut
biasanya
dapat
memangsa
hewan-hewan
besar
yang
panjangnya
mencapai
tiga
meter.
]
[ فنبذناه بالعراء وهو سقيم ] — الصافات 145