Filter Results
Keputusan: ( 1 sehingga 1 daripada 1 )
(0.025 saat)
#1
Al-Furqan
:61
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Mahasuci
Allah
dan
Mahabanyak
karunia-Nya.
Dia
menciptakan
planet-planet
di
langit
dan
menciptakan
garis
orbit
tempatnya
beredar.
Di
antara
planet-planet
itu,
Dia
menjadikan
matahari
dan
bulan
yang
bercahaya(1).
(1)
Ayat
ini
mengandung
beberapa
penafsiran
ilmiah
terhadap
sistem
alam
raya
yang
diciptakan
oleh
Allah.
Kita
lihat
bintang-bintang
di
langit
berbentuk
gugusan
yang
tidak
berubah-ubah
sepanjang
masa.
"Al-Bur3j"
yang
dimaksud
dalam
ayat
di
atas
adalah
gugusan
bintang
(rasi)
yang
dilalui
matahari
ketika
secara
lahir
berputar
mengelilingi
bumi.
Gugusan
bintang
tersebut
seakan-akan
menjadi
tempat
berputarnya
matahari
sepanjang
tahun.
Setiap
tiga
bulan
terjadi
satu
musim
yang
dimulai
dengan
musim
semi.
Rasi-rasi
tersebut
adalah
sebagai
berikut:
Aries,
Taurus,
Gemini,
Cancer,
Leo,
Virgo,
Libra,
Scorpio,
Sagitarius,
Capricornus,
Aquarius
dan
Pisces.
Matahari
adalah
salah
satu
bintang
yang
tidak
terlalu
besar
dan
tidak
terlalu
kecil.
Seperti
halnya
bintang-bintang
lain,
matahari
bersinar
dengan
sendirinya
karena
interaksi
atom
yang
ada
di
dalamnya.
Sinar
matahari
yang
timbul
dari
energi
tersebut
jatuh
ke
planet-planet,
bumi,
bulan
dan
benda-benda
langit
lainnya
yang
tidak
dapat
bersinar.
Karena
bersifat
menyinari,
maka
matahari
disebut
sirâj
yang
berarti
'lampu
yang
terang
benderang'.
Adapun
bulan
disebut
munîr,
yang
berarti
'bercahaya',
karena
cahayanya
timbul
akibat
adanya
sinar
matahari
yang
jatuh
di
permukaannya.
]
[ تبارك الذي جعل في السماء بروجا وجعل فيها سراجا وقمرا منيرا ] — الفرقان 61