Filter Results
ഫലങ്ങള്: ( 1 വരെ 1 ന്റെ 1 )
(0.036 നിമിഷങ്ങള്)
#1
Al-Furqan
:45
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Kami
telah
memberikan
bukti-bukti
keesaan
Tuhan
yang
dapat
digunakan
oleh
orang-orang
yang
mau
menggunakan
fikiran.
Cobalah
perhatikan
bayang-bayang.
Allah
telah
membentangkannya
pada
pagi
hari
dan
menjadikannya
tenang.
Dengan
munculnya
matahari,
bagian
bayang-bayang
yang
terkena
sinar
menjadi
hilang.
Maka
dengan
demikian
matahari
menjadi
bukti
adanya
bayang-bayang.
Kalau
tidak
karena
matahari,
niscaya
bayang-bayang
itu
tidak
dapat
diketahui.
Kalau
Allah
menghendaki,
Dia
akan
menjadikan
bayang-bayang
itu
menyelimuti
manusia,
sehingga
dengan
begitu
beberapa
keperluan
manusia
menjadi
terlewat(1).
(1)
Ayat
ini
menyinggung
salah
satu
bukti
kekuasaan
dan
pemeliharaan
Sang
Pencipta.
Panjang
dan
pendek
yang
terjadi
pada
bayangan
menunjukkan
adanya
proses
perputaran
bumi--baik
pada
porosnya
maupun
mengelilingi
matahari--dalam
posisi
miring.
Jika
dua
proses
perputaran
itu
tidak
ada,
bayangan
akan
diam,
karena
matahari
hanya
menyinari
salah
satu
paroan
bumi
saja,
sedangkan
paroan
yang
lain
akan
gelap
dan
malam
sepanjang
tahun.
Akibatnya,
keseimbangan
suhu
udara
menjadi
rusak
dan
kehidupan
menjadi
tidak
mungkin.
Selanjutnya,
hal
itu
juga
bisa
terjadi
apabila
tempo
gerak
bumi
pada
porosnya
(rotasi)
berbanding
lurus
dengan
tempo
gerak
bumi
mengelilingi
matahari
(revolusi).
Dengan
demikian,
satu
hari
sama
dengan
satu
tahun.
Tidak
ada
yang
dapat
melakukan
hal
seperti
itu
kecuali
Allah,
di
samping
bayangan
itu
sendiri
adalah
salah
satu
karunia
Allah.
Seandainya
Allah
menjadikan
semua
benda
menjadi
bening
atau
tembus
pandang,
maka
bayangan
tidak
akan
ada
dan
kehidupan
menjadi
tidak
mungkin.
]
[ ألم تر إلى ربك كيف مد الظل ولو شاء لجعله ساكنا ثم جعلنا الشمس عليه دليلا ] — الفرقان 45