Filter Results
ഫലങ്ങള്: ( 1 വരെ 1 ന്റെ 1 )
(0.025 നിമിഷങ്ങള്)
#1
An-Nahl
:92
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Janganlah
kalian--dalam
mengingkari
sumpah
setelah
sumpah
itu
dikukuhkan--seperti
perempuan
gila
yang
sedang
menenun
dengan
tekun,
hingga
ketika
telah
menjadi
kain,
tenunan
itu
dirusaknya
kembali
hingga
bercerai
berai.
Sementara
itu
pula
kalian
menjadikan
sumpah
sebagai
alat
untuk
menipu
dan
memperdayai
kelompok
lain
karena
kalian
merasa
lebih
banyak
dan
lebih
kuat
dari
mereka,
atau
dengan
tujuan
memihak
kelompok
lain
yang
menjadi
musuh
mereka
karena
kelompok
baru
itu
lebih
kuat.
Atau
kalian
bermaksud
mencari
kekuatan
dengan
cara
berkhianat.
Ketahuilah,
bahwa
semua
itu
adalah
ujian
dari
Allah.
Apabila
kalian
memilih
untuk
menepati
janji,
maka
kalian
akan
mendapat
keuntungan
dunia-akhirat.
Sebaliknya
jika
kalian
memilih
berkhianat,
kalian
akan
merugi.
Di
hari
kiamat
Allah
akan
menjelaskan
persoalan-persoalan
yang
kalian
perselisihkan
di
dunia
selama
ini
dan
akan
memberi
balasan
sesuai
amal
perbuatan
kalian(1).
(1)
Kedua
ayat
di
atas
memberikan
pernyataan
bahwa
asas
hubungan
antar
muslim
dan
non
muslim,
selain
keadilan,
adalah
menepati
janji.
Kedua
ayat
ini
pun
menegaskan
bahwa
hubungan
antarnegara
hanya
bisa
terjalin
dengan
menepati
janji,
dan
bahwa
negara-
negara
Islam,
setiap
kali
mengadakan
perjanjian
selalu
didasarkan
pada
penyebutan
nama
Allah
yang
mengandung
janji
dan
jaminan-
Nya.
Ada
tiga
hal
yang
jika
dilaksanakan
oleh
negara-negara
di
dunia,
maka
cita-cita
perdamaian
akan
tercapai.
Pertama,
perjanjian
antarnegara
yang
telah
dibuat
bersama
tidak
dibenarkan
sama
sekali
untuk
dijadikan
sebagai
alat
menipu.
Dan
upaya
penipuan
selamanya
tidak
dapat
dibenarkan
dalam
hubungan
kemanusiaan
secara
total,
baik
pada
tataran
individu,
masyarakat
dan
bangsa.
Kedua,
menepati
janji
adalah
sebuah
kekuatan.
Sehingga
siapa
pun
pihak
yang
melanggar
perjanjian,
sama
artinya
merobohkan
unsur-
unsur
kekuatan
yang
telah
dibangunnya,
persis
seperti
perempuan
bodoh
yang
merusak
tenunannya
sendiri
setelah
selesai.
Ketiga,
melanggar
perjanjian
adalah
tindakan
yang
tidak
dapat
dibenarkan
dengan
alasan
apa
pun
seperti
upaya
membangun
kekuatan
sendiri,
melegitimasi
tindakan-tindakan
ekspansif
dan
sebagainya.
]
[ ولا تكونوا كالتي نقضت غزلها من بعد قوة أنكاثا تتخذون أيمانكم دخلا بينكم أن تكون أمة هي أربى من أمة إنما يبلوكم الله به وليبينن لكم يوم القيامة ما كنتم فيه تختلفون ] — النحل 92