Filter Results
ഫലങ്ങള്: ( 1 വരെ 1 ന്റെ 1 )
(0.021 നിമിഷങ്ങള്)
#1
Al-Muminoon
:18
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Dari
langit
itu,
Kami
menurunkan
hujan
dengan
hikmah
dan
kadar
yang
telah
Kami
tentukan.
Untuk
memudahkan
pemanfaatannya,
air
hujan
itu
Kami
simpan
di
dalam
dan
di
atas
permukaan
bumi.
Sesungguhnya,
Kami
Mahakuasa
untuk
menghilangkan
air
hujan
dan
menjadikan
kalian
tidak
dapat
memanfaatkankannya.
Tetapi,
karena
sayang
Kami
kepada
kalian,
Kami
tidak
melakukan
hal
itu.
Oleh
karena
itu,
berimanlah
dan
bersyukurlah
kepada
Pencipta
hujan
itu(1).
(1)
Ayat
ini
mengisyaratkan
fakta
ilmu
pengetahuan
alam
mengenai
siklus
air
pada
bumi.
Proses
penguapan
air
laut
dan
samudera
akan
membentuk
awan
yang
kemudian
menurunkan
hujan
sebagai
sumber
utama
air
bersih
untuk
permukaan
bumi,
di
samping
merupakan
unsur
terpenting
bagi
kehidupan.
Air
hujan
yang
turun
di
atas
permukaan
bumi
itu
kemudian
membentuk
sungai
yang
mengalirkan
sumber
kehidupan
ke
daerah-daerah
kering
dan
jauh
untuk,
pada
akhirnya,
bermuara
di
laut.
Secara
alami,
air
itu
berputar
dari
laut
ke
udara,
dari
udara
ke
daratan,
dan
dari
daratan
ke
laut
lagi.
Dan
begitu
seterusnya.
Akan
tetapi,
di
antara
air
hujan
itu
ada
yang
meresap
ke
dalam
perut
bumi
untuk
kemudian
berpindah
dari
satu
tempat
ke
tempat
lainnya.
Seringkali,
air
yang
meresap
itu
menetap
dan
menjadi
air
tanah
yang
tersimpan
di
bawah
kulit
bumi
untuk
masa
yang
sangat
panjang,
seperti
yang
terdapat
di
bawah
sahara
barat
Libya
yang
oleh
beberapa
penelitian
mutakhir
ditemukan
telah
berusia
cukup
lama.
Komponen-
komponen
geologis
yang
menyimpan
air
itu
bisa
mengalami
perubahan
suhu--yang
oleh
para
ahli
disebut
revolusi
geologi--yang
dapat
membawanya
ke
tempat-tempat
lain
yang
kering
untuk
kemudian
menyuburkannya.
Ayat
ini
menunjukkan
suatu
hikmah
adanya
distribusi
air
sesuai
kadar
yang
telah
ditentukan
oleh
Allah
Sang
Maha
Penentu
Yang
Mahabijaksana
untuk
memberikan
manfaat
dan
mencegah
bahaya.
Hikmah
lain
yang
dapat
diambil
dari
ayat
ini
adalah
bahwa
kehendak
Allah
Swt.
menuntut
tersimpannya
sejumlah
air
di
samudera
dan
lautan
yang
dapat
menjamin
keseimbangan
suhu
di
muka
bumi
dan
planet
lainnya,
agar
tidak
terjadi
pertautan
yang
jauh
antara
suhu
musim
panas
dan
musim
dingin
yang
tidak
cocok
dengan
kehidupan.
Selain
itu,
air
hujan
yang
diturunkan
di
atas
daratan
pun
telah
ditentukan
kadarnya,
agar
tidak
terjadi
kelebihan
yang
dapat
menutup
seluruh
permukaan
bumi,
atau
kekurangan
hingga
tidak
cukup
untuk
menyirami
bagian
daratan
lain.
]
[ وأنزلنا من السماء ماء بقدر فأسكناه في الأرض وإنا على ذهاب به لقادرون ] — المؤمنون 18