Filter Results
結果: ( 1 に 1 の 1 )
(0.022 秒)
#1
Ar-Rahman
:17
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Tuhan
yang
memelihara
dua
tempat
terbitnya
matahari,
pada
musim
panas
dan
musim
dingin,
dan
Tuhan
yang
memelihara
dua
tempat
terbenamnya
matahari
pada
kedua
musim
tersebut.
(1)
(1)
Yang
dimaksud
ayat
ini,
bisa
jadi,
adalah
dua
tempat
terbit
dan
terbenamnya
matahari
dan
bulan.
Dengan
demikian,
ayat
ini
menunjuk
kepada
adanya
gejala
siang
dan
malam
yang
juga
terdapat
pada
surat
al-Qashash
ayat
71,
72
dan
73.
Tetapi,
bisa
jadi
juga,
yang
dimaksudkan
dalam
ayat
ini
hanya
matahari
saja,
karena
matahari
merupakan
sumber
kehidupan
di
planet
bumi
ini.
Dengan
demikian,
ayat
ini
menunjukkan
adanya
dua
tempat
terbit
dan
terbenamnya
matahari,
yaitu
pada
musim
dingin
dan
musim
panas.
Pendapat
ini
dianut
oleh
kebanyakan
ahli
tafsir.
Fenomena
terbit
dan
terbenamnya
matahari
di
dua
tempat
ini
disebabkan
oleh
kecondongan
garis
edar
bumi
selama
mengedari
matahari
sekitar
523,5
derajat.
Oleh
karena
itu
belahan
utara
bumi
condong
ke
arah
matahari
pada
musim
panas
yang
mengakibatkan
siang
menjadi
lebih
panjang
daripada
malam.
Dan
begitu
seterusnya
hingga
mencapai
puncaknya,
yaitu
ketika
matahari
terbit
dan
terbenam
di
ujung
sebelah
utara
dari
garis
bujur
timur
dan
barat.
Setelah
itu
kembali
sedikit
demi
sedikit
dari
hari
ke
hari
hingga
mencapai
garis
lurus
pada
musim
gugur.
Belahan
utara
bumi
ini
kemudian
mulai
berpaling
meninggalkan
arah
matahari
yang
mengakibatkan
malam
menjadi
lebih
panjang
daripada
siang.
Begitu
seterusnya,
matahari
terus
bergeser
ke
arah
selatan
sampai
pada
titik
paling
selatan
pada
musim
dingin.
Setelah
itu
matahari
bergeser
lagi
ke
arah
utara
sedikit
demi
sedikit,
hari
demi
hari
hingga
mencapai
garis
bujur
timur
dan
barat
pada
musim
semi.
Peredaran
yang
demikian
ini
berlaku
pula
di
belahan
bumi
sebelah
selatan.
Perbedaannya
terletak
pada
geraknya
yang
berlawanan.
Peredaran
yang
sedemikian
teraturnya
itu
tentu
saja
mengandung
hikmah
dan
manfaat
yang
besar
bagi
kehidupan
makhluk
hidup
di
muka
bumi.
Contohnya,
sebagai
akibat
dari
perputaran
itu,
terdapat
apa
yang
kita
kenal
dengan
empat
musim
yang
pada
gilirannya
memiliki
kekhususan
sendiri-sendiri
(seperti
musim
tanam,
musim
panen,
dan
sebagainya)
sehingga
memberikan
kemudahan
kepada
manusia,
hewan
dan
tumbuh-
tumbuhan
dalam
beraktifitas.
]
[ رب المشرقين ورب المغربين ] — الرحمن 17