Filter Results
Hasil: ( 1 Ke 1 Dari 1 )
(0,037 Kedua)
#1
An-Naml
:44
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Balqîs
kemudian
dipersilakan
memaski
istana
Sulaymân.
"Silakan
masuk,"
kata
salah
seorang
pembantu
Sulaymân
kepadanya.
Lantai
istana
itu
terbuat
dari
kaca
dengan
kolam
berisikan
ikan
yang
berenang-
renang
di
bawahnya.
Balqîs
pun
mengangkat
kain
yang
menutupi
kedua
betisnya,
karena
menyangka
bahwa
yang
akan
dilewatinya
itu
adalah
air.
Sulaymân
mengingatkannya
bahwa
apa
yang
dikira
air
itu
tidak
lain
adalah
kemilau
lantai
yang
terbuat
dari
kaca.
Balqîs
terkesima
oleh
pemandangan
di
depan
matanya
itu.
Seketika
ia
menyadari
bahwa
kerajaannya
tidak
berarti
apa-apa
dibandingkan
dengan
kerajaan
Sulaymân,
sang
nabi.
Balqîs
berkata,
"Ya
Tuhan,
sungguh
aku
telah
menganiaya
diriku
dengan
sikap
membanggakan
kekuasaan
dan
durhaka.
Kini
aku
tunduk
pada
Sulaymân,
aku
beriman
kepada
Allah
Yang
Mahatinggi,
Sang
Pencipta,
Pemelihara
dan
Penguasa
alam
semesta."
]
[ قيل لها ادخلي الصرح فلما رأته حسبته لجة وكشفت عن ساقيها قال إنه صرح ممرد من قوارير قالت رب إني ظلمت نفسي وأسلمت مع سليمان لله رب العالمين ] — النمل 44