Filter Results
Hasil: ( 1 Ke 1 Dari 1 )
(0,031 Kedua)
#1
An-Nahl
:75
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Allah
membuat
sebuah
perumpamaan
yang
menggambarkan
kekeliruan
orang-orang
musyrik
dalam
diri
seorang
budak
yang
tidak
mampu
berbuat
apa-apa
dan
seorang
merdeka
yang
Allah
berikan
karunia
yang
baik
dan
halal
sehingga
ia
dengan
bebas
mengatur
dan
membelanjakan
kekayaan
yang
menjadi
miliknya,
secara
terang-terangan
maupun
sembunyi-sembunyi.
Apakah
seorang
budak
yang
tidak
memiliki
daya
apa-
apa
bisa
disederajatkan
dengan
orang
merdeka
yang
dapat
mengeluarkan
apa
yang
dimilikinya?
Demikianlah,
sesungguhnya
Allah
adalah
Pemilik
segala
yang
ada.
Allah
berbuat
dan
mengatur
kerajaan
alam
semesta
sesuai
dengan
kehendak-Nya.
Sebaliknya,
tuhan-tuhan
selain
Allah
tidak
memiliki
apa-apa
sehingga
mereka
tidak
berhak
untuk
dipertuhan.
Segala
puji
semata-mata
hanyalah
bagi
Allah,
milik-Nya
segala
sifat
kesempurnaan
dan
bagi-Nya
segala
kemahatinggian,
karena
Allah
adalah
sumber
dari
segala
kebaikan
dan
keindahan.
Dan
para
penyembah
berhala
itu
tidaklah
melakukan
perbuatan
mereka
atas
dasar
keyakinan,
melainkan
hanya
sekadar
mengikuti
tradisi
para
pembesar
mereka.
Bahkan
kebanyakan
mereka
tidak
mengerti.
Mereka
menyandangkan
nikmat
dan
karunia
kepada
selain
Allah
dan
menyembah
selain-
Nya.
]
[ ضرب الله مثلا عبدا مملوكا لا يقدر على شيء ومن رزقناه منا رزقا حسنا فهو ينفق منه سرا وجهرا هل يستوون الحمد لله بل أكثرهم لا يعلمون ] — النحل 75