Filter Results
Hasil: ( 1 Ke 1 Dari 1 )
(0,023 Kedua)
#1
Al-A'raf
:150
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Setelah
kembali
dari
bermunajat
kepada
Tuhan,
Mûsâ--yang
telah
diberitahu
oleh
Allah
apa
yang
terjadi
pada
kaumnya--merasa
marah
bercampur
sedih
melihat
mereka
menjadikan
patung
anak
lembu
sebagai
sembahan.
Mûsâ
pun
berkata
kepada
mereka,
"Alangkah
buruknya
perbuatan
kalian
sepeninggalku.
Kalian
lebih
mementingkan
menyembah
patung
anak
lembu
ketimbang
mematuhi
perintah
Tuhan
untuk
menunggu
kedatanganku
dan
menepati
janjiku
untuk
membawa
Tawrât
kepada
kalian!"
Mûsâ
pun
melempar
kepingan-kepingan
Tawrât
dan
segera
menghampiri
Hârûn,
saudaranya.
Saking
sedih
dan
jengkel
melihat
perbuatan
kaumnya,
Mûsâ--dengan
sangat
marah--menjenggut
rambut
saudaranya
ke
arahnya.
Dia
menganggap
saudaranya
itu
telah
teledor
karena
tidak
mencegah
apa
yang
dilakukan
kaumnya.
Hârûn
pun
berkata
kepada
Mûsâ,
"Wahai
anak
ibuku,
sesungguhnya
kaum
ini
melakukan
semua
itu
setelah
mendesak
dan
menekanku,
bahkan
mengancam
akan
membunuhku
jika
aku
melarang
mereka
menyembah
patung
anak
lembu
itu.
Janganlah
membuat
musuh-musuhmu
semakin
senang
karena
kamu
lebih
menyalahkan
dan
menyakiti
aku.
Dan
janganlah
kamu
menganggap
aku
termasuk
orang-orang
yang
zalim,
padahal
aku
bebas
dari
kezaliman
mereka."
]
[ ولما رجع موسى إلى قومه غضبان أسفا قال بئسما خلفتموني من بعدي أعجلتم أمر ربكم وألقى الألواح وأخذ برأس أخيه يجره إليه قال ابن أم إن القوم استضعفوني وكادوا يقتلونني فلا تشمت بي الأعداء ولا تجعلني مع القوم الظالمين ] — الأعراف 150