Filter Results
Resultado: ( 1 para 2 de 2 )
(0,024 segundos)
#1
As-Saaffat
:5
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Hanya
Dialah
Pencipta
langit
dan
bumi
beserta
apa
yang
ada
di
antara
keduanya.
Dia
yang
mengatur
segala
sesuatu.
Dan
Dialah
Pemilik
tempat-tempat
terbitnya
matahari.
(1).
(1)
Allah
adalah
pencipta
langit
dan
bumi
beserta
benda-benda
langit
dan
planet-planet
yang
ada
di
antara
keduanya.
Dialah
yang
memelihara
dan
menjaga
tempat
terbitnya
matahari
dan
bintang-bintang
lainnya.
Dialah
yang
setiap
hari
memunculkannya
dari
ufuk
timur
pada
posisi
yang
berbeda
dengan
sehari
sebelumnya.
Hal
itu
merupakan
ketetapan
hukum
alam
yang
berlaku
dalam
tata
surya
ketika
bumi
berputar
pada
porosnya
dari
arah
barat
ke
arah
timur
sekali
dalam
satu
hari
dan
pada
saat
yang
bersamaan
berputar
pada
orbitnya
mengelilingi
matahari.
Dengan
berputarnya
bumi
pada
porosnya
setiap
hari,
matahari
dan
bintang-bintang
tampak
bagi
penghuni
bumi
bersinar
di
tempat
yang
berbeda-beda.
Setiap
kali
bumi
mengubah
posisinya
ketika
beredar
pada
kubah
langit,
matahari
tampak
bersinar
dari
tempat
berbeda.
Kalau
kita
memperhatikan
matahari
secara
teratur
mulai
akhir
bulan
Maret--yaitu
ketika
terjadi
musim
semi--dan
dari
belahan
bumi
sebelah
utara,
matahari
tampak
bersinar
pada
sebuah
titik
di
ufuk
timur.
Setiap
suatu
hari
berlalu
matahari
terbit
pada
titik
yang
mendekati
arah
utara.
Pada
akhir
Juni
kita
akan
melihat
matahari
terbit
di
tempat
yang
paling
dekat
ke
utara.
Setelah
itu
ia
akan
tampak
bergeser
kembali
ke
arah
semula
sampai
akhir
September--saat
musim
gugur--di
mana
matahari
terbit
pada
posisi
seperti
pada
musim
semi.
Setelah
itu
matahari
terus
bergerak
ke
arah
selatan
dan
terbit
pada
titik
terdekat
ke
selatan
pada
akhir
Desember.
Kemudian
tampak
kembali
ke
arah
utara
dengan
meyelesaikan
putarannya
pada
musim
semi
berikutnya.
Semua
itu
memakan
waktu
365,25
hari.
Bintang-bintang
pun
demikian
pula,
terbit
di
tempat
yang
berbeda-beda
di
ufuk
timur
saat
perjalanan
bumi
di
busur
langit.
Khususnya
bintang-bintang
zodiak
yang
dua
belas
yang
merupakan
tempat
berpindahnya
matahari
sepanjang
tahun.
]
[ رب السماوات والأرض وما بينهما ورب المشارق ] — الصافات 5
#2
Fussilat
:9
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Katakan,
wahai
Rasulullah,
kepada
orang-orang
musyrik,
"Mengherankan
sekali
kalian
ini!
Kalian
mengingkari
Allah
yang
menciptakan
bumi
dalam
waktu
dua
hari.
Bersamaan
dengan
itu,
kalian
juga
menyekutukan-Nya
dengan
hal-hal
yang
kalian
anggap
menyamai-Nya.
Pencipta
bumi
itu
adalah
Penguasa
dan
Pemelihara
alam
semesta.
"(1).
(1)
Satuan
hari
dalam
al-Qur'ân
yang
kadang-kadang
disebut
dalam
bentuk
tunggal
(yawm),
dual
(yawmayn)
dan
jamak
(ayyâm),
seperti
dapat
kita
lihat
pada
Q.,
s.
al-Hajj:
47,
al-Sajdah:
5
dan
al-Ma'ârij:
4,
mengisyaratkan
bahwa
dimensi
waktu
bersifat
nisbi.
Satuan-satuan
waktu
yang
digunakan
oleh
manusia
bertalian
dengan
rotasi
dan
revolusi
bumi.
Dengan
demikian,
apabila
seseorang
meninggalkan
bumi
menuju
planet
lain,
maka
panjang
dan
pendek
satuan-satuan
itu
di
masing-masing
planet
akan
berbeda.
Ayat
ini
menunjukkan
fakta-fakta
ilmiah
ini,
yaitu
bahwa
waktu
adalah
nisbi.
Dari
situ,
kita
mengenal
adanya
beberapa
tahun
yang
relatif
berbeda-beda.
Tahun
matahari,
umpamanya,
bagi
bumi
dihitung
dengan
lamanya
waktu
yang
ditempuh
oleh
bumi
dalam
berevolusi
mengelilingi
matahari,
yaitu
lebih
kurang
365
hari.
Sedangkan
bagi
planet-planet
yang
lebih
dekat
ke
matahari,
seperti
Merkurius,
putaran
di
sekeliling
matahari
hanya
memakan
waktu
88
hari
saja.
Sebaliknya
Pluto,
planet
yang
paling
jauh
dan
paling
lambat,
menempuh
putarannya
dalam
250
tahun
bumi.
]
[ قل أئنكم لتكفرون بالذي خلق الأرض في يومين وتجعلون له أندادا ذلك رب العالمين ] — فصلت 9