Filter Results
Resultado: ( 1 para 2 de 2 )
(0,022 segundos)
#1
Al-Anfal
:45
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Wahai
orang-orang
yang
beriman,
apabila
kalian
bertemu
dengan
musuh
yang
bersenjata,
maka
hadapilah
mereka.
Janganlah
kalian
merasa
gentar,
apalagi
mundur.
Berzikirlah
kepada
Allah.
Ingatlah
kebesaran
dan
janji
Allah
untuk
memenangkan
orang-orang
beriman.
Perbanyaklah
zikir
kalian
dengan
tegar
dan
sabar.
Apabila
kalian
melaksanakan
semua
ketentuan
itu,
niscaya
harapan
kalian
akan
terwujud(1).
(1)
Ayat
ini
mengisyaratkan
pentingnya
ketegaran
jiwa
dalam
menghadapi
musuh.
Petunjuk
yang
dapat
diambil
dari
ayat
ini
adalah
bahwa
seseorang
yang
berada
dalam
suatu
peperangan,
tidak
dibenarkan
lalai
sedetik
pun
dalam
mengingat
Allah
(zikir),
lebih-lebih
pada
saat-saat
kritis.
Disinggung
pula
dalam
ayat
ini
pentingnya
jiwa
keberagamaan
dan
keimanan
dalam
rangka
memompa
kekuatan
batin
(inner
force)
dan
ketegaran
jiwa.
Ayat
ini
juga
menerangkan
pentingnya
arti
taat
kepada
Allah
dan
rasul-Nya
sebagai
upaya
menghindari
kegagalan.
]
[ يا أيها الذين آمنوا إذا لقيتم فئة فاثبتوا واذكروا الله كثيرا لعلكم تفلحون ] — الأنفال 45
#2
Al-A'raf
:128
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Mûsâ
pun
melihat
rasa
takut
pada
kaumnya
dan
segera
memompa
optimisme
mereka
sambil
berkata,
"Mohonlah
pertolongan
dan
bantuan
Allah,
janganlah
kalian
merasa
gentar.
Sesungguhnya
bumi
ini
milik
Allah
yang
akan
dipusakakan
kepada
orang
yang
dikehendaki-Nya,
bukan
untuk
Fir'aun.
Dan
ganjaran
kebaikan
itu
hanya
untuk
orang-orang
yang
bertakwa
kepada
Allah
dengan
berpegang
teguh
kepada
ajaran-ajaran-Nya."
]
[ قال موسى لقومه استعينوا بالله واصبروا إن الأرض لله يورثها من يشاء من عباده والعاقبة للمتقين ] — الأعراف 128