Filter Results
Resultado: ( 1 para 2 de 2 )
(0,023 segundos)
#1
An-Nur
:43
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Tidakkah
kamu
lihat,
wahai
Muhammad,
bahwa
Allah
menggiring
awan
melalui
angin.
Kemudian
dikumpulkan
antara
satu
dengan
lainnya,
sehingga
menjadi
bertumpuk.
Lalu
kamu
lihat
hujan
turun
melalui
celah-celah
awan.
Dari
kumpulan
awan
tebal
yang
menyerupai
gunung,(1)
Allah
menurunkan
embun.
Embun
itu
turun
seperti
batu-batuan
kecil
yang
turun
kepada
suatu
kaum,
yang
manfaat
dan
bahayanya
mereka
rasakan
sesuai
dengan
aturan
dan
kehendak
Allah.
Bisa
saja
embun
itu
tidak
turun
kepada
kaum
lain
sesuai
dengan
kehendak
Allah.
Allah
swt
Maha
Berdaya
lagi
Mahabebas
menentukan
pilihan.
Kilauan
kilat
yang
terjadi
karena
gesekan
di
atas
awan
hampir-hampir
menghilangkan
penglihatan
karena
teramat
kerasnya.
Segala
fenomena
alam
tersebut
adalah
bukti
kekuasaan
Allah
yang
membuat
manusia
harus
beriman
kepada-Nya(2).
(1)
Kemiripan
antara
awan
dan
gunung
tidak
dapat
dilihat
kecuali
jika
seseorang
berada
di
atas
awan.
Orang
yang
mengendarai
pesawat
yang
terbang
tinggi
di
atas
awan,
dapat
melihat
awan
bagaikan
gunung
dan
bukit.
Jika
pesawat
terbang
belum
ditemukan
pada
zaman
Rasulullah
saw.,
ayat
ini
berarti
menunjukkan
bahwa
al-Qur'ân
benar-benar
firman
Allah
Swt.
Dialah
yang
Mahatahu
segala
sesuatu
yang
tinggi
dan
yang
rendah.
(2)
Ayat
ini
telah
mendahalui
penemuan
ilmiah
modern
tentang
fase-fase
pembentukan
awan
kumulus
dan
ciri-cirinya
dan
yang
berkaitan
dengan
hal
tersebut.
Disebutkan
bahwa
awan
yang
menurunkan
hujan
dimulai
dari
atas
awan
yang
berbentuk
onggokan
yang
disebut
kumulus,
yaitu
awan
yang
timbulnya
ke
atas.
Puncak
kumulus
bisa
mencapai
15
sampai
20
kilometer,
hingga
tampak
seperti
gunung
yang
tinggi.
Dalam
penemuan
ilmu
pengetahuan
modern,
kumulus
yang
menghasilkan
hujan
mengalami
tiga
fase:
a.
Fase
kohorensi
dan
pertumbuhan,
b.
Fase
penurunan
hujan,
dan
c.
Fase
penghabisan.
Di
samping
itu,
awan
kumulus
inilah
satu-satunya
awan
yang
menghasilkan
dingin
dan
mengandung
aliran
listrik.
Kilat
kadang-kadang
dapat
terjadi
secara
berturut-turut
dan
hampir
berkesinambungan.
Sekitar
40
pengosongan
aliran
listrik
dalam
satu
menit--yang,
karena
cahayanya
yang
amat
terang--dapat
mengakibatkan
kebutaan
bagi
orang
yang
melihatnya.
Kasus
ini
sering
terjadi
pada
pelaut
dan
penerbang
yang
menembus
angin
yang
berguruh
di
lokasi-lokasi
yang
panas.
Hal
ini
dapat
membahayakan
bagi
perjalanan
dan
aktivitas
penerbangan
di
tengah-tengah
angin
yang
berguruh.
]
[ ألم تر أن الله يزجي سحابا ثم يؤلف بينه ثم يجعله ركاما فترى الودق يخرج من خلاله وينزل من السماء من جبال فيها من برد فيصيب به من يشاء ويصرفه عن من يشاء يكاد سنا برقه يذهب بالأبصار ] — النور 43
#2
An-Naba
:14
— Indonesian
, Muhammad Quraish Shihab et al.
[
Dan
Kami
menurunkan
dari
awan--di
saat
hujan–air
yang
tercurah
dengan
deras(1).
(1)
Hujan
adalah
sumber
air
tawar
satu-satunya
bagi
bumi.
Sebenarnya,
hujan
merupakan
hasil
kumpulan
uap-uap
air
lautan
dan
samudera
yang
membentuk
awan
dan
kemudian
berubah--setelah
semakin
membesar--menjadi
tetesan-tetesan
air
atau
salju
atau
kedua-duanya.
Uap-uap
air
yang
terkumpul
tadi
akan
tercurah
dalam
bentuk
hujan
atau
embun.
]
[ وأنزلنا من المعصرات ماء ثجاجا ] — النبأ 14